Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Kinerja Emiten Kesehatan Positif di Tengah Pandemi

Ekonomi siloam international hospital
Ade Hapsari Lestarini • 27 Mei 2020 12:10
Jakarta: Emiten di sektor kesehatan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) terpantau moncer di tengah pandemi covid-19.
 
Pada perdagangan saham setelah Lebaran, Selasa, 26 Mei 2020, saham SILO ditutup ke level Rp5.475 atau naik 15 persen sejak sebulan terakhir. Saham perseroan menunjukkan tren positif di tengah ketidakpastian ekonomi akibat covid-19.
 
Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Grup Caroline Riady menyampaikan bahwa keputusan SILO memperkuat jajaran manajemen dari dua tahun lalu telah membuahkan hasil positif. Jajaran manajemen baru yang ditunjuk adalah Varun Khanna sebagai Chief Commercial Officer (CCO), Daniel Phua sebagai Chief Financial Officer (CFO), Mona Jonathan sebagai Chief Talent Management Officer, dan Ryanto Martino Tedjomulya sebagai Chief Information Officer (CIO).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak tahun lalu, SILO membangun strategi untuk memperkuat kinerja jangka panjang. Caroline menyampaikan bahwa manajemen akan terus memperkuat SILO untuk menjadi pilihan utama masyarakat dalam layanan kesehatan. Guna mencapai hal ini, SILO akan fokus pada strategi pertumbuhan yang berkelanjutan, pengembangan SDM yang unggul, dan pembangunan ekosistem digital yang mendukung.
 
"Saat ini SILO memiliki tim manajemen yang solid dari berbagai latar belakang dengan pengalaman yang luas, termasuk di tingkatinternasional, mulai dari keuangan, manajemen risiko, kepatuhan terhadap peraturan, investasi, serta investor relations," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 27 Mei 2020.
 
Dari segi strategi bisnis, SILO akan fokus pada penguatan pendapatan dari asset-asetnya, melalui peningkatan investasi di RS Siloam yang telah menjadi pusat keunggulan. Apalagi kebutuhan akan layanan kesehatan berkualitas di berbagai daerah semakin meningkat.
 
Pada 2019, perusahaan di bawah Grup Lippo ini telah menambah tiga rumah sakit baru untuk lebih menjangkau masyarakat Indonesia. Ketiga RS tersebut adalah Siloam Kelapa Dua, Siloam Paal Dua dan RSU Syubannul Wathon. Saat ini jaringan rumah sakit SILO telah tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.
 
"Ke depannya, kami akan melanjutkan upaya penyediaan layanan kesehatan berkualitas ke seluruh penjuru Indonesia," ucap Caroline.
 
Direktur Avere Investama Teguh Hidayat menambahkan di tengah covid-19, sejumlah perusahaan masih mencatatkan kinerja yang terrefleksikan dalam kenaikan harga saham, misalnya SILO yang naik 15 persen ke level Rp5.500. Saham SILO banyak dipengaruhi oleh sentimen positif dari covid-19, yakni besarnya kebutuhan terhadap fasilitas kesehatan.
 
Dia menambahkan bahwa pergerakan saham dalam sebulan tersebut juga menggambarkan perilaku investor maupun pedagang yang saat ini lebih berhati-hati. Mereka cenderung memilih saham perusahaan dengan strategi yang lebih aman dan terjamin di masa ketidakpastian.
 

(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif