Berdasarkan data perdagangan pasar valuta asing pada pukul 09.30 WIB, rupiah melemah 47,2 poin atau 0,26 persen ke posisi Rp18.142,7 per dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah sejalan dengan pergerakan indeks dolar AS (DXY) yang naik tipis 0,01 persen ke level 101,840. Penguatan greenback turut membuat sejumlah mata uang mengalami tekanan terhadap dolar AS.
Di kawasan Asia, rupiah juga melemah terhadap baht Thailand sebesar 0,05 persen ke level Rp537,404. Sementara itu, nilai tukar euro terhadap rupiah terpantau stagnan di posisi Rp20.310.
Penguatan ke Mata Uang Asia
Meski demikian, rupiah masih mampu menguat terhadap sejumlah mata uang Asia lainnya. Penguatan terbesar terjadi terhadap won Korea Selatan yang melemah 0,70 persen terhadap rupiah ke level Rp13,5115.Rupiah juga menguat terhadap ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,26 persen ke posisi Rp4.459,87. Selain itu, yen Jepang melemah 0,22 persen, dolar Singapura turun 0,11 persen, dan yuan Tiongkok terkoreksi 0,02 persen terhadap rupiah.
Sementara itu, harga emas di pasar spot internasional mencatatkan penguatan pada perdagangan pagi ini. Harga emas spot (XAU/USD) naik 36,28 poin atau 0,94 persen ke level USD3.911,83 per troy ons.
Kenaikan harga emas dunia turut diikuti penguatan harga emas batangan domestik. Harga emas tercatat berada di level Rp2.531.000 per gram pada perdagangan hari ini.