10 negara dengan nilai utang pemerintah terbesar (Photo by ChatGPT)
10 negara dengan nilai utang pemerintah terbesar (Photo by ChatGPT)

Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar Dunia, Ini Posisinya

Annisa ayu artanti • 12 Agustus 2026 16:36
Ringkasnya gini..
  • IMF memproyeksikan AS tetap menjadi negara dengan utang terbesar pada 2026, sementara Indonesia berada di peringkat ke-19.
  • Utang pemerintah Indonesia diproyeksikan mencapai USD639 miliar atau sekitar Rp11.527 triliun pada 2026.
  • Nominal utang besar tak selalu berarti risiko fiskal tinggi. Rasio utang terhadap PDB dan kemampuan bayar juga perlu diperhatikan.
Jakarta: Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan Amerika Serikat (AS) tetap menjadi negara dengan nilai utang pemerintah terbesar di dunia pada 2026. Di tengah dominasi negara-negara dengan ekonomi terbesar dunia, Indonesia juga masuk daftar tersebut dengan menempati peringkat ke-19.
 
Berdasarkan proyeksi IMF dalam laporan Fiscal Monitor edisi April 2026, utang pemerintah Indonesia diperkirakan mencapai USD639 miliar atau sekitar Rp11.527 triliun. Angka tersebut menempatkan Indonesia pada posisi yang sama dengan Belanda berdasarkan nominal utang pemerintah.

AS Pimpin Daftar Utang Pemerintah Dunia

AS berada jauh di atas negara lain dengan total utang pemerintah yang diproyeksikan mencapai USD40.739 miliar pada 2026. IMF menyebut angka tersebut sebagai yang tertinggi di dunia, dengan China berada di posisi kedua sebesar USD22.290 miliar dan Jepang di peringkat ketiga dengan USD8.951 miliar.
 
"Total utang pemerintah AS diperkirakan mencapai USD40.739 miliar pada 2026, tertinggi di dunia," demikian proyeksi IMF dalam laporan Fiscal Monitor edisi April 2026 yang dikutip pada Rabu 12 Agustus 2026.

Setelah tiga negara teratas, Inggris menempati peringkat keempat dengan utang USD4.418 miliar, disusul Prancis USD4.258 miliar, Italia USD3.790 miliar, Jerman USD3.523 miliar, India USD3.464 miliar, Kanada USD2.776 miliar, dan Brasil USD2.544 miliar.
 
Baca Juga: Rupiah Tertekan pada Awal Perdagangan Balik Lagi ke Rp18.003 Lawan Dolar AS

Indonesia Masuk Peringkat 19 Dunia

Indonesia berada di peringkat ke-19 dengan nominal utang pemerintah sekitar USD639 miliar, atau setara Rp11.527 triliun berdasarkan angka yang digunakan dalam proyeksi tersebut. Posisi ini menunjukkan besarnya kebutuhan pembiayaan pemerintah seiring dengan ukuran perekonomian Indonesia yang juga terus berkembang.
 
Namun, peringkat berdasarkan nominal utang tidak otomatis menunjukkan bahwa Indonesia memiliki risiko fiskal paling tinggi. Besarnya utang perlu dilihat bersama indikator lain, termasuk kemampuan negara membayar kewajiban, struktur utang, penerimaan pemerintah, serta pertumbuhan ekonomi.
 
Dengan kata lain, angka Rp11.527 triliun memang terlihat sangat besar, tetapi nominal utang saja belum cukup untuk menggambarkan kesehatan fiskal sebuah negara. Ada indikator lain yang justru lebih penting untuk mengetahui apakah utang tersebut masih berada dalam kondisi yang aman dan berkelanjutan.

Utang Besar Tak Selalu Berarti Risiko Tinggi

Salah satu indikator yang banyak digunakan untuk melihat beban utang adalah rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB). Rasio ini membandingkan jumlah utang dengan ukuran perekonomian suatu negara, sehingga memberikan gambaran yang berbeda dibandingkan sekadar melihat nominal utang.
 
IMF memproyeksikan Jepang memiliki rasio utang terhadap PDB sekitar 204 persen pada 2026, jauh di atas AS yang diperkirakan berada di kisaran 126 persen. Singapura, Sudan, dan Bahrain juga memiliki rasio utang terhadap PDB yang tinggi, menunjukkan bahwa negara dengan nominal utang lebih kecil belum tentu memiliki beban utang yang lebih ringan.
 
Karena itu, penilaian keberlanjutan utang juga mempertimbangkan kemampuan pemerintah memenuhi kewajibannya, struktur dan jatuh tempo utang, kondisi fiskal, serta prospek pertumbuhan ekonomi. Faktor-faktor tersebut menentukan seberapa besar ruang yang dimiliki pemerintah untuk mengelola kewajiban tanpa mengganggu stabilitas perekonomian. (Wisa Irena Br Sitepu)
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan