Ilustrasi. FOTO: Zurich
Ilustrasi. FOTO: Zurich

Zurich Syariah Rambah Bisnis Asuransi Perlindungan Cuaca Khusus untuk Petani Kopi

Angga Bratadharma • 05 Oktober 2022 12:03
Jakarta: PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) meluncurkan asuransi parametrik indeks cuaca syariah. Produk itu membuat pembayaran manfaat klaimnya kepada petani dilakukan secara otomatis berdasarkan data cuaca aktual dan tidak memerlukan pengajuan klaim asuransi sebelumnya.
 
Data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia menyebutkan bahwa Indonesia merupakan produsen kopi terbesar ke-4 di dunia. Kontribusinya terhadap ekonomi negara juga tergolong besar, di mana di 2021 tercatat industri kopi memberdayakan 1,86 juta kepala keluarga petani.
 
Kemudian menyumbang persentase terhadap PDB perkebunan sebesar 16,15 persen. Namun, banyak petani kopi masih menghadapi risiko cuaca yang dapat merusak hasil panen tanaman kopi mereka. Karena itu, perlu ada keberpihakan terhadap para petani kopi oleh semua pihak terkait.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai langkah awal, Zurich Syariah melindungi lebih dari 1.500 petani kopi di Aceh sebagai salah satu wilayah produsen kopi terbesar di Tanah Air. Asuransi parametrik syariah ini  adalah jenis asuransi perlindungan cuaca pertama bagi petani kopi yang hadir di Indonesia yang dikelola dengan prinsip syariah.
Baca: Mantap! Karena Ini Indonesia Disegani Dunia

Asuransi parametrik adalah asuransi di mana manfaat pertanggungan diberikan apabila parameter yang telah ditentukan (seperti curah hujan, suhu, kecepatan angin, dan gempa) menunjukkan indikasi telah terjadinya risiko yang merugikan.
 
Presiden Direktur Zurich Syariah Hilman Simanjuntak mengatakan cuaca ekstrem dapat menimbulkan kerugian finansial bagi petani. Asuransi parametrik syariah ini akan membantu petani kopi di Aceh mengelola risiko melalui pertanggungan asuransi yang dibuat khusus untuk kondisi curah hujan yang tinggi.
 
"Atau kondisi kekeringan selama tahap perkembangan tanaman kopi saat tanaman paling rentan terhadap guncangan cuaca," kata Hilman, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 5 Oktober 2022.
 
Asuransi parametrik ini, tambahnya, dibangun dengan melibatkan Blue Marble Microinsurance yang telah memiliki pengalaman mengembangkan produk asuransi parametrik di berbagai negara, khususnya untuk asuransi parametrik tanaman kopi. Kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan perlindungan yang tepat guna dan tepat sasaran dengan berbasis prinsip syariah.
 
"Manfaat yang ditawarkan kepada petani telah melalui perhitungan yang mendalam akan berbagai kemungkinan risiko cuaca dan kebutuhan proteksinya," pungkasnya.
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif