Ilustrasi dana asing minggat dalam bentuk dolar AS - - Foto: MI/ Rommy Pujianto
Ilustrasi dana asing minggat dalam bentuk dolar AS - - Foto: MI/ Rommy Pujianto

Dana Asing Minggat Rp21,46 Triliun Selama Sepekan

Eko Nordiansyah • 11 Maret 2022 17:19
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar dari Indonesia sebesar Rp21,46 triliun berdasarkan data setelmen selama 7-9 Maret 2022. Minggatnya dana asing lantaran nonresiden di pasar keuangan domestik melakukan jual neto.
 
Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan aliran modal asing keluar ini jual neto di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp10,87 triliun dan juga jual neto di pasar saham sebesar Rp10,60 triliun.
 
"Berdasarkan data setelmen sampai dengan 9 Maret 2022 (ytd), nonresiden jual neto Rp20,80 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp28,30 triliun di pasar saham," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 11 Maret 2022.
 
Premi CDS Indonesia lima tahun turun ke level 106,04 basis poin (bps) per 10 Maret 2022 dari 114,91 bps per 4 Maret 2022. CDS merupakan indikator yang sering digunakan dalam mengukur risiko suatu negara.
 
"Ini sejalan dengan meredanya sentimen risk off di pasar keuangan global," ungkapnya.
 
Adapun rupiah ditutup menguat pada level Rp14.275 per USD pada Kamis, 10 Maret 2022. Yield SBN 10 tahun turun ke level 6,72 persen. Indeks dolar (DXY) tercatat menguat ke level 98,51, sedangkan yield US Treasury (UST) Note 10 tahun naik ke level 1,986 persen.
 
"Pada Jumat pagi, 11 Maret 2022, rupiah dibuka pada level (bid) Rp14.270 per USD. Sementara yield SBN 10 tahun stabil pada level 6,72 persen," pungkas dia.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif