Mata uang rupiah. Foto: MI.
Mata uang rupiah. Foto: MI.

Rupiah Melemah terhadap Mata Uang Asia dan Dolar AS

Arif Wicaksono • 06 Agustus 2026 09:23
Ringkasnya gini..
  • Berdasarkan data perdagangan pagi, Kamis, 6 Agustus 2026, mata uang dolar AS (USD) menguat 0,31 persen atau naik 55 poin ke level Rp17.900,7.
  • Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan Indeks Dolar AS (DXY) yang justru terkoreksi tipis 0,02 persen ke level 99,525.
Jakarta: Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis pagi. Di saat yang sama sejumlah mata uang Asia justru mencatatkan penguatan terhadap rupiah.
 
Baca juga: Rupiah Tertekan pada Awal Perdagangan Balik Lagi ke Rp18.003 Lawan Dolar AS

Berdasarkan data perdagangan pagi, Kamis, 6 Agustus 2026, mata uang dolar AS (USD) menguat 0,31 persen atau naik 55 poin ke level Rp17.900,7. Pelemahan rupiah terjadi di tengah pergerakan Indeks Dolar AS (DXY) yang justru terkoreksi tipis 0,02 persen ke level 99,525.
 
Sementara itu, harga emas dunia (XAU/USD) menjadi aset dengan kenaikan terbesar pada perdagangan pagi ini. Emas melonjak 1,23 persen atau naik 52,31 poin ke level USD4.299,33.
 
Di kawasan Asia, mayoritas mata uang juga menguat terhadap rupiah. Won Korea Selatan memimpin penguatan dengan kenaikan 0,65 persen ke level Rp12,6461. 

Mata uang Baht Thailand menguat 0,30 persen ke level Rp541,485, disusul ringgit Malaysia yang naik 0,23 persen ke posisi Rp4.379,38. Yen Jepang turut menguat 0,19 persen ke level Rp113,58, sedangkan dolar Singapura naik 0,16 persen menjadi Rp13.983,09. 
 
Mata uang Yuan China juga bergerak positif dengan kenaikan 0,12 persen ke level Rp2.652,65. Sementara itu, euro relatif tidak berubah atau stagnan di level Rp20.657,0.
 
Secara keseluruhan, perdagangan pagi menunjukkan rupiah berada di bawah tekanan terhadap mayoritas mata uang utama. Di sisi lain, lonjakan harga emas mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven, sementara penguatan sejumlah mata uang Asia menunjukkan sentimen positif di kawasan meski rupiah masih bergerak melemah.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan