Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menguat pada perdagangan Rabu pagi, 26 Agustus 2026. Penguatan rupiah terjadi di tengah pergerakan indeks dolar AS yang relatif stabil.
Berdasarkan data pasar Investing yang terlihat pada pukul 08.48 WIB, rupiah berada di level Rp17.696,4 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 8,6 poin atau 0,05% dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sementara itu, Indeks Dolar AS tercatat berada di level 98,860, naik tipis 0,023 poin atau 0,02%.
| Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.723 per Dolar AS Pagi Ini |
Pergerakan mata uang kawasan Asia menunjukkan hasil yang beragam. Ringgit Malaysia menguat terhadap mata uang rupiah 0,30% ke posisi Rp4.386,96 per ringgit, sedangkan yen Jepang naik 0,11% menjadi Rp111,23 per yen.
Yuan China juga menguat tipis 0,02% ke level Rp2.632,42 per yuan. Dolar Singapura naik 0,01% menjadi Rp13.939,22.
Mata uang rupiah menguat terhadap beberapa mata uang di kawasan Asia Tenggara seperti baht Thailand yang melemah 0,03% ke Rp540,973 per baht.
Kemudian terhadap won Korea Selatan yang turun 0,07% menjadi Rp12,7901 per won. Sedangkan mata uang Euro tercatat relatif stabil terhadap rupiah di level Rp20.631 per euro.
Harga Emas Ikut Melemah
Di pasar komoditas, harga emas yang tercermin melalui pasangan XAU/USD berada di level USD4.647,86 per troy ounce. Angka tersebut turun USD11,01 atau 0,24%.
Pergerakan emas dan dolar AS menjadi salah satu faktor yang terus dicermati investor untuk melihat arah pasar keuangan global, terutama di tengah ekspektasi terhadap kebijakan moneter bank sentral utama dunia.
Dengan posisi rupiah yang masih berada di kisaran Rp17.600-an per dolar AS, pelaku pasar akan mencermati perkembangan indeks dolar AS, sentimen global, serta kondisi pasar domestik untuk menentukan arah pergerakan rupiah sepanjang perdagangan hari ini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda