Jakarta: Kantor Cabang Permata Bank di Jalan Thamrin menjadi salah satu tujuan kunjungan Perdana Menteri Kerajaan Thailand H.E. Anutin Charnvirakul dalam rangkaian agenda resminya di Indonesia pada Selasa (4/8).
Rombongan diterima langsung oleh Presiden Bangkok Bank sekaligus Komisaris Utama Permata Bank, Chartsiri Sophonpanich dan Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli.
| Baca juga: Permata Bank Catat Laba Naik 16,6% di Kuartal I 2026 |
Kunjungan Perdana Menteri Kerajaan Thailand ke Permata Bank mencetak sebuah cerita baru bagi Bangkok Bank dan Permata Bank, sekaligus bagian dari perjalanan panjang Bangkok Bank di Indonesia yang berlangsung lebih dari lima dekade dan kini diteruskan bersama Permata Bank dalam memperkuat konektivitas bisnis serta hubungan ekonomi kedua negara.
Dalam sambutannya, Meliza menyampaikan kunjungan itu terasa istimewa karena berlangsung di tempat yang mewakili babak penting dalam sejarah bersama, sekaligus melambangkan hubungan panjang Indonesia dan Thailand.
Gedung yang Menyimpan Sejarah Dua Negara
Cabang Thamrin bukan sekadar kantor operasional. Gedung ini menjadi bagian dari jejak Bangkok Bank di Indonesia sejak awal 1968, sekaligus mencerminkan komitmen jangka panjang Bank dalam mendukung aktivitas perdagangan, investasi, dan hubungan bisnis antara Indonesia dan Tailan.
“Ketika nasabah kami berbagi pengalaman bisnis kepada Perdana Menteri dan delegasi Thailand, mereka turut memperkuat hubungan Indonesia dan Tailan. Melalui pertukaran seperti inilah potensi dua ekonomi kita benar-benar dapat terbuka,” ujar Chartsiri dalam sambutannya.
Transformasi yang Berlanjut
Perjalanan Permata Bank sendiri berawal dari Bank Bali dan tumbuh melalui proses konsolidasi perbankan pascakrisis, sebelum akhirnya menjadi bagian dari Bangkok Bank Group pada 2020.
Bagi Bangkok Bank, penggabungan tersebut bukan sekadar perubahan kepemilikan, melainkan kelanjutan dari komitmennya di Indonesia. Transformasi tersebut bahkan tercermin pada identitas baru Permata Bank. Pada 2024, logo berbentuk berlian diganti bunga lotus.
Bunga yang tumbuh dan mekar dengan indah ini menjadi metafora perjalanan Permata Bank, yaitu lahir dari sinergi, bertumbuh dengan bijak, dan terus berkembang menjadi bank yang kuat dan tangguh.
Growing Together
Hari ini Permata Bank melayani nasabah di 81 kota di Indonesia melalui 198 kantor cabang dan layanan perbankan digital, yang didukung oleh jaringan internasional Bangkok Bank.
Di akhir sambutannya, Meliza menyampaikan keyakinan bahwa pertumbuhan nasabah, mitra, karyawan, dan masyarakat merupakan pertumbuhan bagi Permata Bank.
Harapan yang dibangun bersama Bangkok Bank adalah hubungan yang lebih kuat, perkembangan yang berkelanjutan, serta kontribusi bagi kemakmuran kedua negara.
Melalui komitmen tersebut, Permata Bank sebagai bank lokal dengan visi regional dan jaringan global senantiasa membawa semangat Growing Together, dalam membantu nasabah untuk tumbuh bersama di setiap tahap perjalanan mereka, termasuk ketika memperluas langkah ke pasar regional.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda