Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memiliki strategi di lini depan dalam mengembangkan ekonomi digitalnya, yakni melalui aplikasi mobile banking BCA (BCA mobile) dan MyBCA. Keduanya akan memenuhi kebutuhan transaksi nasabah yang terus dikembangkan sesuai dengan gaya hidup serta tren digital masa kini.
Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengungkapkan, BCA mobile dan MyBCA tetap akan menjadi solusi digital andalan perseroan dalam memenuhi berbagai kebutuhan transaksi nasabah. Fitur-fitur yang tersedia pada BCA mobile dan MyBCA dapat saling melengkapi dalam rangka mendukung transaksi digital, terutama bagi nasabah yang sudah terbiasa dengan #BankingFromHome.
"Kami sangat memahami ragam kebutuhan nasabah yang terus menerus bertumbuh dan berkembang di era digital saat ini. BCA mobile dan MyBCA akan menjadi duet, berjalan bersamaan dalam jangka waktu yang panjang untuk memberikan solusi komprehensif layanan perbankan bagi nasabah dan masyarakat," ujar Hera, dalam keterangan resminya, Minggu, 13 Maret 2022.
Adapun total volume transaksi digital BCA tahun lalu naik 42 persen secara YoY, terutama didukung oleh transaksi pada mobile banking yang tumbuh sebesar 60 persen secara YoY. Hal ini selaras dengan kenaikan jumlah rekening nasabah BCA sebesar 16 persen YoY mencapai 29 juta di akhir 2021, yang sebagian besar berasal dari layanan pembukaan rekening secara online. Setiap harinya, BCA memproses 48 juta transaksi.
BCA mobile kini menjadi primadona nasabah, telah menjadi fitur digital banking dengan peningkatan transaksi yang signifikan. Pada November 2021, BCA mobile mencatatkan jumlah transaksi all time high, hingga mencapai satu miliar kali dalam sebulan, tumbuh tiga kali lipat dalam dua tahun terakhir.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan