Penguatan tersebut melanjutkan tren positif perdagangan sebelumnya. Pada penutupan Senin, IHSG menguat 1,59 persen ke level 6.401,89.
Sementara itu, indeks yang mengukur kinerja 45 saham unggulan, LQ45, turut menguat 2,83 poin atau 0,45 persen ke posisi 635,11.
| Baca juga: IHSG Turun Saat Sidang Tahunan MPR, Pidato Prabowo Jadi Perhatian Investor |
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat
Sentimen positif pasar sebelumnya datang dari pidato Presiden Prabowo Subianto terkait RAPBN 2027.Pemerintah menargetkan defisit anggaran lebih rendah, yakni 2,40 persen terhadap PDB, serta optimisme pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen pada 2026.
Penguatan rupiah ke level Rp17.827 per USD juga turut menopang sentimen pasar. Meski demikian, investor masih mencermati arah kebijakan fiskal dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi domestik.
Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support di 6.200–6.280 dan resistance penting di 6.4006.455.
"Secara teknikal, IHSG masih berada dalam short-term bullish structure dan bertahan di atas MA20, sehingga peluang menguji 6.455 masih terbuka," jelas tim riset.
Menurutnya, breakout di atas 6.455 akan menjadi konfirmasi penguatan lanjutan dengan target berikutnya di 6.568-6.716.
"Sementara itu, fokus pasar pekan ini tertuju pada RDG BI yang diperkirakan mempertahankan BI Rate 5,7 persen serta FOMC Minutes untuk melihat arah kebijakan The Fed ke depan," jelasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda