Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Harga Emas Berjangka Naik Jadi USD1.285/Ons

01 Mei 2019 08:01
Chicago: Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena logam mulia mendapat dukungan dari dolar AS yang lebih lemah. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik USD4,2 atau 0,33 persen menjadi USD1.285,7 per ons.

Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,34 persen menjadi 97,51. Sehari sebelumnya, emas berjangka berakhir sedikit lebih rendah, karena para investor merealisasikan keuntungan mereka setelah harga logam mulia naik selama tiga sesi berturut-turut.

Mengutip Antara, Rabu, 1 Mei 2019, emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam USD menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 5,1 sen AS atau 0,34 persen menjadi USD14,984 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli turun sebanyak USD9,6 atau 1,07 persen menjadi USD891,7 per ons.

DI sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 38,52 poin atau 0,15 persen menjadi 26.592,91 poin. Indeks S&P 500 bertambah 2,80 poin atau 0,10 persen, menjadi 2.945,83 poin. Sementara Indeks Komposit Nasdaq turun 66,47 poin atau 0,81 persen menjadi 8.095,39 poin.

Sebanyak sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan utilitas, kebutuhan pokok konsumen, dan real estat naik lebih dari satu persen, memimpin keuntungan. Namun, sektor jasa komunikasi turun 2,56 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terburuk.

Saham Alphabet jatuh lebih dari 7,0 persen setelah perusahaan melaporkan pendapatan kuartal pertamanya tidak memenuhi harapan pasar. Pendapatan yang lebih lemah terutama didorong oleh pertumbuhan penjualan iklan yang melambat di Google, menurut perusahaan.

Saham Apple turun 1,93 persen pada penutupan, menjadi penghambat terbesar Dow. Namun, sahamnya melonjak lebih dari 5,0 persen dalam perdagangan after-hours (setelah penutupan perdagangan reguler), setelah pembuat iPhone itu menerbitkan panduan kuat untuk kuartal berikutnya.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan