Beijing: People's Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral Tiongkok melaporkan Negeri Tirai Bambu ini meningkatkan cadangan emasnya untuk empat bulan berturut-turut hingga Maret.
Melansir Xinhua, Senin, 8 April 2019, cadangan emas negara itu mencapai 60,62 juta ons pada akhir bulan lalu. Angka ini sedikit meningkat dari Februari, menurut PBOC.
Cadangan emas milik Negeri Panda itu setara dengan sekitar USD78,5 miliar atau turun dari USD79,5 miliar pada bulan sebelumnya, kata PBOC.
Pembelian emas terbaru oleh ekonomi terbesar kedua di dunia terjadi pada saat bank sentral global mengakumulasi logam mulia.
Cadangan emas bank sentral di seluruh dunia melonjak 651,5 ton, atau 74 persen YoY, pada 2018, menurut data World Gold Council.
Sebagai aset lindung nilai safe haven, emas akan menjadi lebih menarik pada 2019, karena ketidakpastian pasar yang lebih besar dan perluasan kebijakan ekonomi proteksionis, menurut perkiraan dari Dewan Emas Dunia.
Adapun pada Februari 2019 lalu, Tiongkok telah meningkatkan cadangan emas resminya untuk bulan kedua berturut-turut pada Januari. Per 17 Februari 2019, cadangan emas negara itu naik sedikit menjadi 59,94 juta ons pada akhir Januari dari 59,56 juta ons pada akhir Desember 2018. Ini menandai kenaikan kedua selama dua bulan berturut-turut.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan