Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu karena logam mulia terus berada di bawah tekanan dolar Amerika Serikat (USD) yang lebih kuat serta kenaikan indeks-indeks saham utama di Wall Street.
Mengutip Antara, Jumat, 5 April 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun tipis USD1 atau 0,08 persen menjadi USD1.294,30 per ons. Sedangkan indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,22 persen menjadi 97,32 pada pukul 17.30 GMT.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargai dalam USD menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 0,18 persen atau 0,12 persen menjadi USD15,084 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli melonjak sebanyak USD30,30 atau 3,47 persen menjadi USD904,50 per ons.
Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 166,50 poin, atau 0,64 persen menjadi 26.384,63. S&P 500 meningkat 5,99 poin atau 0,21 persen menjadi 2.879,39. Indeks Komposit Nasdaq turun sebanyak 3,77 poin atau 0,05 persen, menjadi 7.891,78.
Sebanyak tujuh dari 11 sektor S&P 500 utama ditutup lebih tinggi, dengan material naik 1,01 persen yang merupakan kelompok berkinerja terbaik. Teknologi dan utilitas adalah kelompok yang berkinerja buruk. S&P 500 mencatat kemenangan beruntun enam hari.
Saham Boeing naik 2,89 persen pada penutupan, berkontribusi pada indeks saham 30. Sedangkan saham Tesla merosot 8,23 persen, memimpin pelemahan di Nasdaq. Perusahaan itu mengungkapkan pada Rabu malam bahwa pihaknya mengirimkan kendaraan yang kurang dari yang diharapkan pada kuartal pertama.
Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja mengatakan, klaim pengangguran awal AS yang merupakan ukuran kasar PHK terdaftar 202 ribu dalam pekan yang berakhir 30 Maret, turun 10 ribu dari tingkat revisi di minggu sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan terdapat 216 ribu pembacaan untuk klaim pengangguran.
Selain itu, investor juga memperhatikan putaran terakhir pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Sejauh ini, pembahasan di antara keduanya positif dan diharapkan kata kesepakatan bisa didapatkan demi kepentingan bersama. Tidak dipungkiri, perang dagang tersebut memberikan tekanan terhadap ekonomi global.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan