Ilustrasi (FOTO: AFP)
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Harga Minyak Runtuh Usai OPEC Putuskan Kenaikan Produksi

Angga Bratadharma • 26 Juni 2018 08:02
New York: Harga minyak dunia turun atau harus runtuh pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi setelah Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan produsen minyak non-OPEC pada Sabtu waktu setempat sepakat untuk bersama-sama meningkatkan produksi minyak.

Mengutip Xinhua, Selasa, 26 Juni 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun USD0,50 untuk menetap di USD68,08 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus kehilangan USD0,82 menjadi USD74,73 per barel di London ICE Futures Exchange.

Pertemuan antara OPEC dan produsen minyak non-OPEC termasuk Rusia memutuskan untuk tetap pada keputusan untuk pennyesuaian produksi minyak yang ditetapkan dalam pertemuan pada 2016 di mana kesepakatan untuk memangkas produksi minyak dengan total 1,8 juta barel per hari tercapai.

Produsen minyak telah mengurangi produksi lebih dari yang dibutuhkan dalam beberapa bulan terakhir. Menurut pernyataan pertemuan OPEC produsen minyak akan berusaha untuk mematuhi tingkat keselarasan keseluruhan secara sukarela yang disesuaikan hingga 100 persen.



OPEC tidak memberikan rincian bagaimana itu akan memecah peningkatan produksi, bahkan tanpa memberikan jumlah peningkatan produksi minyak. Namun, menurut laporan media, aliansi tersebut telah sepakat untuk meningkatkan produksi sebesar satu juta barel per hari dan efektif mulai Juli.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 328,09 poin atau 1,33 persen menjadi 24.252.80. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 37,81 poin atau 1,37 persen menjadi 2.717,07. Sedangkan indeks Nasdaq Composite turun 160,81 poin atau 2,09 persen menjadi 7.532,01.

Indeks Dow turun lebih dari 490 poin pada level terendah hari ini, dengan Intel dan Caterpillar di antara pemain terburuk pada indeks. Saham Intel dan Caterpillar masing-masing merosot 3,41 persen dan 2,40 persen pada penutupan pasar. Indeks saham unggulan melaporkan sembilan hasil negatif selama 10 sesi perdagangan terakhir.

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan