Warren Buffet. Foto: AFP
Warren Buffet. Foto: AFP

Setelah 6 Dekade, Warren Buffett Akhirnya Tinggalkan Kursi Chairman Berkshire

Annisa ayu artanti • 19 September 2026 11:15
Ringkasnya gini..
  • Warren Buffett resmi mundur sebagai chairman Berkshire Hathaway di usia 96 tahun setelah menjabat selama lebih dari lima dekade.
  • Howard Buffett menggantikan ayahnya sebagai chairman, sementara Greg Abel tetap menjadi CEO Berkshire Hathaway.
  • Buffett tetap berada di dewan direksi sebagai chairman emeritus untuk memberikan pandangan dan pengalamannya.
Jakarta: Era Warren Buffett di puncak Berkshire Hathaway memasuki babak baru. Setelah lebih dari enam dekade membangun perusahaan dari bisnis tekstil yang nyaris bangkrut menjadi konglomerasi bernilai sekitar USD1,1 triliun, Buffett kini resmi mundur dari posisi chairman.

Investor legendaris yang dikenal sebagai Oracle of Omaha itu berusia 96 tahun. Ia kini menyandang posisi chairman emeritus dan tetap duduk di jajaran dewan direksi Berkshire Hathaway untuk memberikan pandangan dan pengalamannya.

Posisi chairman selanjutnya diisi putranya, Howard Buffett, yang telah menjadi anggota dewan Berkshire sejak 1993. Pergantian ini merupakan bagian dari rencana suksesi yang telah dipersiapkan perusahaan selama bertahun-tahun.

Warren Buffett Tinggalkan Kursi Chairman Setelah 56 Tahun

Pada usia 96 tahun, investor ternama dunia ini akan beralih ke peran penasihat sebagai chairman emeritus dan tetap berada di dewan direksi perusahaan untuk memberikan penilaian dan perspektifnya

Dikenal sebagai "Oracle of Omaha" (Sang Peramal dari Omaha), Buffett telah menorehkan salah satu rekam jejak investasi paling sukses dalam sejarah modern.
 
Ia mengambil alih kendali Berkshire Hathaway pada tahun 1965 saat perusahaan itu masih berupa pabrik tekstil yang sedang kesulitan di New England, lalu mengubahnya menjadi konglomerat global bernilai USD1,1 triliun.

Saat ini, perusahaan tersebut memiliki berbagai merek ternama, termasuk asuransi mobil GEICO, Dairy Queen, dan jaringan kereta api BNSF. 
Perusahaan ini juga memegang saham besar di perusahaan-perusahaan seperti Apple dan Coca-Cola—merek yang sangat digemari Buffett, mengingat ia dikenal rutin meminum lima kaleng sehari.

Buffett dikenal luas berkat strategi value investing (investasi berbasis nilai), sebuah pendekatan yang berfokus pada pencarian perusahaan dengan fundamental yang kuat, membelinya dengan harga wajar, dan mempertahankannya selama beberapa dekade.

Meskipun ia mundur dari posisi puncak dewan direksi, perubahan ini dianggap sebagai proses estafet kepemimpinan yang tertata rapi, bukan sebuah kejutan yang mendadak.

"Ini adalah saat yang tepat untuk menuntaskan transisi tersebut," tulis Buffett dilansir BBC, Sabtu, 19 September 2026 seraya menyebutkan bahwa ia baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-96.

Perusahaan meyakinkan para investor bahwa operasional sehari-hari akan tetap berjalan stabil.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan