Jakarta: Harga emas dunia atau XAUUSD masih punya peluang lanjut naik pada perdagangan Rabu (26/8).
Berdasarkan analisis Dupoin Futures, emas saat ini mulai menunjukkan sinyal bullish setelah berhasil bertahan di area support 4.637–4.616.
| Baca juga: Prospek Harga Emas Dunia di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran |
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat momentum kenaikan mulai terbentuk pada grafik time frame H1. Salah satu sinyal yang jadi perhatian adalah munculnya pola Bullish Engulfing setelah harga mengalami rejection di area support.
Sederhananya, seller sempat mencoba menekan harga emas, tetapi gagal membawa XAUUSD menembus area support tersebut. Buyer kemudian masuk dan mengambil alih momentum. Kalau momentum ini bertahan, harga emas berpeluang menguji resistance di area 4.686–4.700.
Emas Mulai Dipegang Buyer
Pergerakan XAUUSD sebelumnya memang sempat terkoreksi saat mendekati support 4.637–4.616. Namun, tekanan jual ternyata belum cukup kuat untuk membuat harga menembus zona tersebut.
Harga justru memantul. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa buyer masih cukup agresif mempertahankan area support.
Situasinya makin menarik setelah muncul pola Bullish Engulfing. Pola candlestick ini biasanya menunjukkan perubahan dominasi dari seller ke buyer dalam jangka pendek.
Dalam kasus XAUUSD, kemunculan pola tersebut menjadi salah satu alasan Dupoin Futures melihat peluang penguatan masih terbuka dengan target terdekatnya ada di 4.686–4.700.
Area ini bakal jadi semacam "ujian" berikutnya buat emas. Kalau harga berhasil menembus resistance dengan momentum kuat, peluang menuju level yang lebih tinggi akan semakin terbuka.
Tapi kalau gagal breakout, jangan kaget kalau harga kembali terkoreksi karena trader mulai melakukan profit taking.
Penurunan Harga Minyak Dunia
Dari sisi fundamental, cerita emas juga masih cukup positif meski pergerakannya berpotensi mixed. Salah satu katalisnya datang dari harga minyak yang kembali turun. Penurunan harga minyak bisa membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap inflasi.
Efek lanjutannya, imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury Yield berpotensi ikut turun. Nah, kondisi ini biasanya cukup positif buat emas.
Pasalnya, emas memang tidak memberikan bunga atau yield. Jadi ketika yield obligasi turun, biaya peluang atau opportunity cost memegang emas ikut berkurang. Artinya, emas bisa kembali terlihat lebih menarik di mata investor.
Reuters melaporkan harga minyak kembali melemah seiring munculnya harapan terkait perkembangan pembicaraan mengenai Selat Hormuz. Di saat yang sama, Treasury Yield AS juga bergerak turun.
Harga spot emas sendiri berada di sekitar US$4.652,39 per troy ounce pada Rabu dan masih mempertahankan kenaikan dari sesi sebelumnya. Sebelumnya, harga emas bahkan sempat menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan.
Pasar kini juga menunggu data inflasi AS serta perkembangan kebijakan The Fed. Dua hal ini penting karena bisa memengaruhi arah yield obligasi dan akhirnya ikut menentukan daya tarik emas.
Ada Risiko dari Situasi AS-Iran
Meski sinyal bullish cukup kuat, bukan berarti emas bisa langsung terbang tanpa hambatan. Salah satu risiko datang dari meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran serta potensi kembali normalnya aktivitas di Selat Hormuz. Kenapa ini penting?
Emas sering diburu ketika kondisi global sedang penuh ketidakpastian karena statusnya sebagai aset safe haven. Kalau ketegangan geopolitik mereda, kebutuhan investor untuk mencari perlindungan di emas bisa ikut berkurang. Situasi tersebut berpotensi membatasi kenaikan XAUUSD.
Di sisi lain, harga minyak yang turun dan Treasury Yield yang melemah masih menjadi faktor yang bisa memberikan dukungan terhadap emas.
Jadi, saat ini pasar emas seperti sedang berada di tengah tarik-menarik dua sentimen yakni dukungan dari turunnya yield versus berkurangnya permintaan safe haven akibat tensi geopolitik yang mereda.
4.700 Jadi Level Penting
Secara teknikal, Dupoin Futures masih melihat peluang bullish untuk XAUUSD pada perdagangan hari ini.
Support 4.637–4.616 menjadi area penting yang sejauh ini berhasil dipertahankan buyer. Sementara itu, resistance 4.686–4.700 menjadi target kenaikan terdekat.
Kalau area 4.700 berhasil ditembus dengan momentum yang solid, peluang emas melanjutkan reli ke level lebih tinggi bakal semakin terbuka.
Sebaliknya, jika harga gagal melewati resistance tersebut, aksi ambil untung bisa membuat XAUUSD mengalami koreksi.
Jadi, buat trader yang memantau emas hari ini, 4.686–4.700 layak jadi area yang diperhatikan. Reaksi harga di zona tersebut bakal memberi petunjuk apakah rally emas masih punya bensin atau mulai kehabisan tenaga.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda