Jakarta: Startup pemrograman berbasis kecerdasan buatan (AI), Cognition AI, berhasil mengamankan pendanaan USD2 miliar atau sekitar Rp32 triliun dalam putaran Seri E. Pendanaan tersebut membawa valuasi perusahaan menjadi USD48 miliar.
Pengumuman pendanaan disampaikan Cognition AI pada Selasa, 8 September. Putaran terbaru ini menjadi salah satu pendanaan terbesar bagi startup AI yang mengembangkan teknologi untuk pekerjaan rekayasa perangkat lunak.
Pendanaan Seri E tersebut dipimpin oleh investor baru, Andreessen Horowitz dan Accel. Sejumlah investor lama Cognition juga ikut ambil bagian, termasuk Founders Fund, General Catalyst, dan Avenir.
Cognition mengatakan kinerja bisnis perusahaan terus mengalami pertumbuhan pesat sejak putaran pendanaan sebelumnya pada Mei lalu.
Dalam keterangan di blog resminya, Cognition menyebut run-rate revenue perusahaan meningkat dari USD492 juta menjadi hampir USD900 juta sejak pendanaan terakhir.
Lonjakan tersebut juga tercermin dari valuasi perusahaan. Valuasi Cognition kini hampir dua kali lipat dibandingkan posisi pada Mei, ketika perusahaan menggalang pendanaan sebesar USD1 miliar dengan valuasi USD26 miliar.
Pertumbuhan Cognition menjadi bagian dari tren derasnya aliran modal menuju perusahaan yang bergerak di bidang AI. Investor global terus menggelontorkan dana dalam jumlah besar ke sektor tersebut karena melihat AI sebagai salah satu teknologi yang berpotensi mengubah berbagai industri.
Cognition sendiri mengembangkan agen rekayasa perangkat lunak otonom yang dirancang untuk membantu mengerjakan berbagai tahapan pengembangan aplikasi.
Agen AI tersebut mampu melakukan sejumlah pekerjaan, mulai dari merencanakan proyek, menulis kode, menguji perangkat lunak, hingga menerapkan kode ke lingkungan produksi dengan intervensi manusia yang relatif minim.
Teknologi seperti ini menjadi salah satu area yang semakin menarik perhatian industri teknologi karena berpotensi mengubah cara perusahaan mengembangkan perangkat lunak.
Dengan tambahan modal USD2 miliar, Cognition kini memiliki ruang yang lebih besar untuk memperluas pengembangan teknologi, memperkuat produk, serta meningkatkan skala bisnisnya di tengah persaingan industri AI yang semakin ketat.
Pendanaan tersebut sekaligus memperlihatkan betapa agresifnya investor dalam memburu perusahaan AI dengan pertumbuhan pendapatan yang cepat dan teknologi yang dinilai memiliki potensi besar untuk membentuk masa depan industri perangkat lunak.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan