Situasi ini sedang dihadapi Adidas yang menggugat merek fashion Australia, White Fox, di Pengadilan Federal Australia. Dilansir dari laman BBC pada Jumat, 9 Oktober 2026, Adidas menilai pakaian dengan empat garis paralel yang dijual dan dipromosikan White Fox sangat mirip dengan desain tiga garis khas mereka.
Adidas menyatakan telah berulang kali meminta White Fox berhenti menjual dan mengiklankan pakaian dengan desain empat garis sejak Maret 2026, tetapi permintaan tersebut ditolak. Dalam dokumen gugatannya, Adidas menyebut desain tiga garis yang telah digunakan dan dilindungi di Australia sejak tahun 1957 memiliki reputasi yang kuat dan bernilai bagi perusahaan.
Sedangkan pihak White Fox membantah telah melakukan pelanggaran merek dagang.
Perselisihan kedua brand fashion ini menarik perhatian karena mencakup perlindungan identitas merek, strategi pemasaran, hingga potensi kebingungan konsumen.
Di sisi lain, White Fox merupakan peritel fashion online yang berkembang pesat di kalangan anak muda, sehingga gugatan tersebut juga menyoroti tantangan bisnis fashion ketika sebuah merek mulai memperluas jangkauan pasarnya.
White Fox Membantah, Merek Lain Ikut Disorot
Di persidangan pada Jumat, 9 Oktober 2026, pengacara White Fox membantah adanya pelanggaran merek dagang. Meski belum mengajukan pembelaan resmi, pihak perusahaan menyampaikan rencana untuk berargumen bahwa sejumlah merek Australia lain, termasuk Cotton On, Sportscraft, dan Glassons, juga menjual pakaian dengan garis dekoratif serupa.
Adidas juga mempersoalkan materi iklan White Fox yang termasuk menampilkan model mengenakan produk bergaris empat bersama barang Adidas asli, yaitu pada iklan online Juni 2025 yang menampilkan kaus kaki White Fox dikenakan seseorang dengan sepatu Adidas berwarna merah muda.
Menurut dokumen gugatan, logo pada sepatu tersebut kemudian diedit untuk menghilangkan garis setelah proses hukum dihilangkan. Adidas berpendapat materi semacam itu dapat menimbulkan kesan bahwa kedua perusahaan memiliki hubungan atau bahwa Adidas menyetujui desain White Fox. (Wisa Irena Br Sitepu)