VinSpace, unit bisnis milik konglomerat Vietnam Vingroup, resmi menggandeng SpaceX untuk membawa satelit mereka ke orbit pada 2027.
VinSpace, unit bisnis milik konglomerat Vietnam Vingroup, resmi menggandeng SpaceX untuk membawa satelit mereka ke orbit pada 2027.

VinSpace Gandeng SpaceX untuk Kirim Satelit 2027

Arif Wicaksono • 11 Agustus 2026 12:58
Hanoi: Vietnam makin serius masuk ke bisnis luar angkasa. Kali ini, VinSpace, unit bisnis milik konglomerat Vietnam Vingroup, resmi menggandeng SpaceX untuk membawa satelit mereka ke orbit pada 2027.
 
Kerja samanya bukan sekadar wacana. Dikutip dari Channel News Asia, Selasa 11 Agustus 2026, VinSpace telah menandatangani kontrak peluncuran dengan SpaceX untuk mengikuti misi Transporter, sebuah layanan rideshare yang memungkinkan beberapa satelit dari pelanggan berbeda dikirim ke luar angkasa dalam satu misi.
 
Baca juga:   Pendapatan SpaceX Melonjak Berkat Starlink      

Artinya, VinSpace tidak perlu mengirim satu roket khusus hanya untuk satelitnya. Satelit mereka bakal "nebeng" dalam satu peluncuran bersama pelanggan lain. Cara ini membuat pengiriman satelit ke orbit menjadi lebih efisien dibandingkan harus menggunakan satu misi khusus.
 
VinSpace menyebut satelit-satelit tersebut akan diluncurkan melalui misi Transporter milik SpaceX pada 2027. Buat VinSpace, langkah ini menjadi bagian dari ambisi yang lebih besar. Perusahaan tidak cuma ingin menjadi pemain yang bisa membuat satelit, tetapi juga membangun kemampuan di hampir seluruh rantai bisnis antariksa.

Misi 2027 tersebut juga akan digunakan untuk menguji teknologi langsung di orbit. Selain itu, proyek ini diharapkan membantu VinSpace meningkatkan kemampuan pengembangan satelit sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan mitra internasional.
 
VinSpace sendiri masih tergolong pemain baru. Perusahaan tersebut didirikan pada November lalu dengan modal awal mencapai 300 miliar dong, atau sekitar USD11,4 juta. Di belakangnya ada nama besar Vingroup. Pendiri Vingroup, Pham Nhat Vuong, tercatat sebagai pemegang saham mayoritas VinSpace.
 
Kolaborasi dengan SpaceX membuat VinSpace punya akses ke salah satu ekosistem peluncuran satelit paling aktif di dunia. Bagi perusahaan yang sedang membangun kapabilitas dari nol, akses tersebut bisa menjadi jalan pintas untuk mempercepat pengembangan teknologi dan pengalaman operasional di orbit.
 
Kalau strategi ini berjalan sesuai rencana, misi 2027 bisa menjadi salah satu milestone penting bagi VinSpace. Dari perusahaan yang baru berdiri, mereka mulai membangun pijakan untuk masuk ke industri yang selama ini didominasi pemain teknologi dan aerospace global.
 
Dengan dukungan modal Vingroup, pengembangan teknologi domestik, dan kerja sama dengan pemain global seperti SpaceX, VinSpace berpotensi menjadi salah satu kendaraan Vietnam untuk membangun industri antariksa komersial.
 
Buat kawasan Asia Tenggara, langkah ini juga menjadi sinyal bahwa space economy mulai naik kelas. Setelah ekonomi digital, fintech, dan kendaraan listrik, luar angkasa bisa menjadi arena baru perebutan teknologi, talenta, investasi, dan bisnis bernilai tinggi.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan