Kebakaran melanda kapal feri M/V June Aster di perairan dekat destinasi wisata Coron, Palawan, Filipina. Foto: Istimewa.
Kebakaran melanda kapal feri M/V June Aster di perairan dekat destinasi wisata Coron, Palawan, Filipina. Foto: Istimewa.

Kebakaran Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Masih Hilang

Arif Wicaksono • 10 September 2026 15:53

Manila: Kebakaran melanda kapal feri M/V June Aster di perairan dekat destinasi wisata Coron, Palawan, Filipina. Sedikitnya lima orang tewas dan 87 lainnya masih dinyatakan hilang dalam insiden tersebut.

Penjaga Pantai Filipina mengatakan kebakaran terjadi pada malam 9 September 2026, sekitar 2,2 kilometer dari garis pantai. Lima korban tewas telah dievakuasi ke daratan.

Baca juga: Gempa Filipina Berdampak pada 149 Ribu Warga, Korban Tewas Terus Bertambah

Video yang dibagikan Penjaga Pantai Filipina melalui Facebook memperlihatkan kondisi kapal yang hampir seluruh bagiannya dilalap api.

Insiden ini juga membuat keluarga dan kerabat penumpang ramai mencari informasi. Kolom komentar di halaman Facebook Wali Kota Coron dipenuhi pesan dari warga yang mencari anggota keluarga, teman, hingga seekor anjing yang ikut berada di kapal.

“Berdasarkan data yang kami miliki saat ini, terdapat 42 orang yang berhasil diselamatkan. Dengan lima korban jiwa, masih ada 87 orang yang belum ditemukan,” kata Penjaga Pantai Filipina Kapten Noemi Cayabyab kepada stasiun radio lokal, 10 September.

Berdasarkan manifes kapal, total terdapat 134 penumpang dan awak di dalam M/V June Aster. Dari 42 orang yang telah diselamatkan, sebanyak 38 merupakan penumpang dan empat lainnya awak kapal.

Beberapa jam kemudian, Penjaga Pantai Filipina menyampaikan bahwa ada tambahan orang yang berhasil diselamatkan. Namun, identitas mereka masih dalam proses verifikasi.

Cayabyab menegaskan data korban masih bersifat sementara dan dapat berubah selama proses pencarian dan penyelamatan berlangsung.

“Ini merupakan data langsung dan masih dapat berubah seiring operasi pencarian dan penyelamatan kami berlangsung,” ujarnya.

Ia menambahkan, petugas juga belum bisa memperoleh informasi lengkap dari sejumlah korban selamat karena belum dapat berkomunikasi langsung dengan mereka.

Berangkat dari Manila

Sejauh ini belum ada laporan mengenai warga negara asing yang berada di dalam kapal tersebut. Berdasarkan data pelacakan MarineTraffic, M/V June Aster diketahui sebelumnya berangkat dari Manila.

Kecelakaan kapal bukan pertama kali terjadi di perairan Filipina. Pada Januari lalu, sebuah kapal feri bertingkat yang membawa lebih dari 340 orang tenggelam di wilayah perairan Filipina bagian selatan. Sedikitnya 52 orang tewas dalam insiden tersebut.

Sementara itu, pada 2023, M/V Trisha Kerstin 3 tenggelam di rute yang hampir sama. Sebanyak 31 orang tewas setelah kebakaran terjadi di kapal feri Lady Mary Joy 3.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan