New York: Bursa saham berjangka AS merosot dalam perdagangan Minggu (Senin WIB) setelah Dow Jones Industrial Average sempat membayar kerugian tiga minggu berturut-turut untuk pertama kalinya sejak September 2020.
Melansir CNBC International, Senin, 20 September 2021, indeks berjangka Dow merosot 114 poin atau 0,3 persen. S&P 500 berjangka turun 0,3 persen dan Nasdaq 100 berjangka diperdagangkan 0,2 persen lebih rendah.
Bursa saham tengah berjuang di September, bulan musiman yang lemah untuk pasar.
Dow menutup sesi reguler Jumat 166,44 poin atau 0,5 persen lebih rendah pada 34.584,88. S&P 500 turun 0,9 persen menjadi 4.432,99 dan Nasdaq Composite kehilangan 0,9 persen, menjadi ditutup di 15.043,97.
S&P 500 mencatat volume perdagangan terbesarnya pada Jumat sejak 19 Juli, lebih dari dua kali lipat volume rata-rata 30 hari. Jumat pekan lalu bertepatan dengan berakhirnya opsi saham, opsi indeks, saham berjangka, dan indeks berjangka—peristiwa triwulanan yang dikenal sebagai "quadruple witching."
Adapun pertemuan September Federal Reserve (The Fed) yang sangat dinantikan investor akan terjadi minggu ini. Dalam pertemuan itu akan dibahas wacana pengurangan pembelian aset (tapering) yang kemungkinan akan dilakukan bank sentral.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan