Keputusan ini menjadi perhatian pelaku pasar global karena terjadi di tengah inflasi yang masih tinggi, ketidakpastian geopolitik, dan proyeksi ekonomi yang mulai mengalami penyesuaian.
Dalam hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC), The Fed memutuskan mempertahankan kisaran target suku bunga dana federal atau fed funds rate di level 3,5 persen hingga 3,75 persen.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa bank sentral AS masih berhati-hati dalam menentukan arah kebijakan moneternya, sekaligus menegaskan fokus utama mereka untuk membawa inflasi kembali ke target jangka panjang sebesar 2 persen.
| Baca juga: The Fed Tahan Suku Bunga 3,75%, Bagaimana Arah Bitcoin? |
"Aktivitas ekonomi berkembang dengan kecepatan yang solid meskipun ketidakpastian yang tinggi sebagian disebabkan oleh konflik di Timur Tengah. Pertumbuhan produktivitas dan investasi modal kuat. Penambahan lapangan kerja sejalan dengan angkatan kerja, dan tingkat pengangguran sedikit berubah," kata Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dalam sebuah pernyataan dilansir Xinhua, Kamis, 18 Juni 2026.
FOMC menegaskan kembali kebijakannya ini untuk mempertahankan cadangan yang cukup dalam sistem perbankan. Seluruh 12 anggota FOMC memilih untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah.
Ekonomi AS
Setelah pertemuan FOMC yang diadakan pada hari Selasa dan Rabu, para peserta pertemuan menyampaikan proyeksi mereka tentang kemungkinan hasil yang paling mungkin untuk pertumbuhan PDB riil, tingkat pengangguran, dan inflasi untuk setiap tahun dari 2026 hingga 2028 dan dalam jangka panjang.Anggota Dewan Federal Reserve dan presiden Bank Federal Reserve memproyeksikan bahwa pertumbuhan PDB median AS akan mencapai 2,2 persen pada tahun 2026, lebih rendah dari proyeksi Maret sebesar 2,4 persen.
Tingkat pengangguran median akan mencapai 4,3 persen pada tahun 2026, turun dari proyeksi Maret sebesar 4,4 persen. Proyeksi pertumbuhan PDB dan pengangguran mereka untuk tahun 2027 masing-masing sebesar 2,3 persen dan 4,3 persen, tidak berubah dari proyeksi Maret.
Mengenai inflasi berdasarkan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi, peserta pertemuan FOMC memproyeksikan inflasi sebesar 3,6 persen untuk tahun 2026 dan 2,3 persen untuk tahun 2027, keduanya lebih tinggi dari proyeksi Maret sebesar 2,7 persen dan 2,2 persen.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda