Bisnis perhotelan. Foto: Istimewa.
Bisnis perhotelan. Foto: Istimewa.

IHG Gas Ekspansi di Kyoto, Bawa 1.063 Kamar Baru untuk Wisatawan

Arif Wicaksono • 01 September 2026 09:09

Jakarta: Jepang masih jadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia. Melihat tren tersebut, IHG Hotels & Resorts (IHG) memperluas bisnisnya di Jepang lewat kesepakatan portofolio bersama GCP Hospitality, mitra lama IHG sekaligus bisnis perhotelan milik Gaw Capital Group.

Ekspansi kali ini cukup besar. IHG akan mengelola portofolio berisi 14 hotel dengan total 1.063 kamar di Kyoto. Dari jumlah tersebut, 12 hotel akan menggunakan brand Garner, satu hotel menjadi Holiday Inn Express, sementara satu hotel lainnya belum menggunakan brand tertentu.

Seluruh properti tersebut akan menjalani proses renovasi dan rebranding sebelum dibuka secara bertahap dalam waktu 12 bulan ke depan. Langkah ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman dan standar layanan yang sesuai dengan masing-masing brand IHG.

Ekspansi ini datang ketika minat wisatawan Indonesia terhadap Jepang terus meningkat. Data Japan National Tourism Organization (JNTO) menunjukkan, kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang mencapai 379.700 orang pada semester I 2026, naik 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kyoto menjadi salah satu kota yang ikut mendapat perhatian karena punya kombinasi kuat antara budaya, sejarah, kuliner, dan pengalaman khas Jepang. Kota ini juga menjadi bagian dari rute populer wisatawan Indonesia yang dikenal sebagai Golden Route, bersama Tokyo dan Osaka.

Bagi IHG, masuk lebih dalam ke Kyoto bukan sekadar menambah jumlah kamar. Perusahaan melihat peluang besar di segmen hotel mainstream dan bisnis yang masih memiliki ruang untuk berkembang di Jepang.

Brand Garner menjadi salah satu andalan dalam ekspansi tersebut. Brand hotel kelas menengah ini memang dirancang untuk mempercepat pertumbuhan melalui skema konversi properti yang sudah ada menjadi hotel dengan identitas Garner.

Secara global, Garner disebut sebagai brand dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah IHG. Sejak diluncurkan pada Agustus 2023, brand tersebut telah mencapai 100 hotel yang beroperasi.

Di Jepang sendiri, Garner pertama kali diperkenalkan pada 2025 melalui tiga hotel di Osaka. Kini, ekspansi ke Kyoto membuat jaringan Garner semakin luas dan memperkuat posisinya di pasar Jepang.

Selain Garner, IHG juga akan membawa Holiday Inn Express ke Kyoto. Properti tersebut menjadi hotel Holiday Inn Express ketiga milik IHG di Jepang, setelah Holiday Inn Express Osaka City Centre – Midosuji dan Holiday Inn Express Sapporo Susukino.

Managing Director Japan & Micronesia IHG Hotels & Resorts sekaligus CEO IHG ANA Hotels Group Japan, Abhijay Sandilya, mengatakan kesepakatan tersebut menjadi salah satu tonggak penting bagi perkembangan bisnis IHG di Jepang.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan pemilik hotel terhadap brand, sistem, serta kemampuan IHG dalam mengembangkan bisnis perhotelan di Jepang.

“Setelah keberhasilan peluncuran brand Garner di Jepang 18 bulan lalu di Osaka, kesepakatan ini menunjukkan semakin tingginya minat pemilik hotel untuk melakukan rebranding dan mendapatkan akses cepat ke ekosistem IHG yang luas,” ujar Abhijay.

Ekosistem yang dimaksud mencakup platform pemasaran, teknologi, jaringan distribusi, hingga program loyalitas IHG One Rewards yang memiliki jangkauan global.

Sementara itu, CEO GCP Hospitality Erwann Mahé mengatakan perusahaan melihat kesepakatan tersebut sebagai langkah untuk memperkuat bisnisnya di Jepang. GCP Hospitality akan memimpin tim manajemen yang menangani 14 hotel dalam portofolio baru tersebut.

Dari sisi lokasi, hotel-hotel tersebut tersebar di sejumlah kawasan strategis Kyoto, termasuk sekitar Kyoto Station, Shijo, dan Gojo. Lokasi tersebut memberikan akses yang relatif mudah ke pusat transportasi serta berbagai destinasi wisata dan budaya di Kyoto.

Ekspansi ini juga berpotensi memberi lebih banyak pilihan bagi wisatawan Indonesia. Dengan hadirnya berbagai brand IHG, pilihan akomodasi di Kyoto menjadi lebih beragam, mulai dari kelas menengah hingga segmen premium dan luxury.

Sebelumnya, IHG telah memiliki sejumlah properti di Kyoto, termasuk Six Senses Kyoto, ANA Crowne Plaza Kyoto, Holiday Inn Kyoto Gojo, dan Garner Kyoto Shijo Karasuma. Penambahan 14 hotel baru membuat jejak bisnis IHG di kota tersebut semakin kuat.

YouGov DestinationIndex juga menempatkan Jepang sebagai salah satu destinasi internasional teratas bagi wisatawan Indonesia. Di segmen wisatawan Indonesia dengan kategori luxury, sebanyak 52% responden bahkan menyatakan berencana melakukan perjalanan ke luar negeri dalam 12 bulan mendatang.

Melihat tren tersebut, IHG tampaknya ingin menangkap peluang dari kebiasaan wisatawan yang semakin beragam. Tidak hanya mengincar pelancong premium, perusahaan juga membidik wisatawan bisnis dan leisure yang mencari hotel dengan harga lebih terjangkau tetapi tetap memiliki standar layanan internasional.

Dengan tambahan lebih dari seribu kamar di Kyoto, IHG kini punya amunisi baru untuk bermain lebih agresif di pasar Jepang. Bagi wisatawan Indonesia yang memasukkan Kyoto dalam itinerary Jepang, pilihan hotel dari jaringan internasional pun bakal semakin banyak.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan