Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

'Jalan Ninja' Jadi Wirausahawan Digital? Jangan Sembarangan, Simak Dulu Tips Ini

Ade Hapsari Lestarini • 06 Januari 2023 18:14
Jakarta: Membuka 2023 dengan semangat dan harapan baru bisa menjadi penyemangat untuk jalani tahun baru ini. Awal tahun juga menjadi momentum yang tepat untuk refleksi, mencari resolusi yang tepat demi bisa mengembangkan diri dan menjadi pribadi lebih baik. Mulai dari janji jalani hidup lebih sehat, mengikuti pelatihan pengembangan keterampilan, atau bahkan mencoba peruntungan baru sebagai wirausahawan digital.
 
Era digital saat ini memang menciptakan peluang yang tak terbatas. Seperti halnya yang dialami Lilyana, seorang city leader atau pemimpin komunitas penjual Lazada Club di Balikpapan yang enam tahun lalu bertransformasi dari ibu rumah tangga menjadi wirausahawan, melihat peluang adanya kebutuhan perlengkapan bayi di platform online.
 
Tanpa ragu, Ci Lily, panggilan akrab Lilyana, mulai mendalami bisnis di platform online termasuk Lazada dengan mempelajari berbagai dasar pemasaran online, baik melalui pelatihan yang disediakan Lazada ataupun belajar langsung dari para penjual di Lazada yang sudah sukses terlebih dahulu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bagi Ci Lily, memulai bisnis tentunya tidak sembarangan mulai. Yuk simak tips dari Ci Lily tentang bagaimana memulai bisnis, dikutip dalam keterangan tertulis Lazada, Jumat, 6 Januari 2023.

Gali passion untuk inspirasi produk jualanmu

Banyak penjual mungkin akan menawarkan produk yang sama. Karena itu, seorang wirausahawan harus benar-benar paham tentang produk yang dipasarkannya agar ia bisa menciptakan cara penawaran produk yang unik dan berbeda, yang bisa menarik perhatian pelanggan.
 
Coba pikirkan apa yang menjadi passion-mu, siapa tahu bisa menjadi inspirasi untuk produk jualanmu. Atau cari tahu apa yang dibutuhkan oleh komunitasmu. Kalau kamu bekerja dengan passion, bisa dipastikan kamu akan lebih senang untuk terus belajar dan menjalani usaha barumu.
 
Ci Lily berangkat dari pengalamannya sebagai ibu baru kala itu, yang membutuhkan banyak perlengkapan kebutuhan bayi. Pengalaman sulitnya mencari suku cadang (spare part) pompa Air Susu Ibu (ASI) kala itu memberikan inspirasi untuk membantu para ibu baru yang mungkin memiliki kesulitan yang sama. Dengan menjadi penjual spare part pompa ASI dan produk pendamping kebutuhan bayi lainnya, Ci Lily berharap bisa membantu para ibu yang tersebar dari berbagai kota di Indonesia.
 
Baca juga: Hey Pengusaha! Intip Dulu 4 Jurus Jitu Perkuat Strategi Bisnis Tahun Ini

Berikan penawaran yang unik dengan harga kompetitif

Pemahaman mendalam akan produk yang akan dijual sangat penting. Menampilkan hasil riset pasar membuat penjual lebih mudah menggali strategi untuk menjual produkmu secara unik dan berbeda, termasuk untuk menawarkan harga yang kompetitif.
 
Meski harga sering kali menjadi faktor utama penentu pembelian, tapi menampilkan keunggulan dan kualitas produkmu juga menjadi faktor apakah pelanggan jadi membeli atau bahkan menjadi pelanggan loyalmu.

Pilih dan pelajari platform yang tepat untuk berjualan

Sebenarnya berjualan di e-commerce bisa menjadi jalan ninja bagi wirausahawan pemula. Berbagai fitur, tools, dan sumber daya yang ditawarkan platform e-commerce seperti Lazada bisa dimanfaatkan untuk memudahkan wirausahawan mengoptimalkan penjualan.
 
Hanya saja, karena sistem dan peraturan yang berbeda dari penjualan offline konvensional, seluruh fitur dan tools tersebut harus dipelajari dan diulik dengan tekun. Selain itu, bandingkan berbagai platform e-commerce yang ada untuk menilai platform mana yang paling cocok untuk tempat berjualan dan sesuaikan dengan target pasar yang ingin dituju.

Manfaatkan setiap fitur yang ada di e-commerce

Jangan ragu untuk mencoba dan memanfaatkan semua fitur yang ada di platform e-commerce karena seluruh fitur di e-commerce memang dihadirkan untuk mendorong penjualan.
 
Bagi Ci Lily, gratis ongkir menjadi fitur wajib yang harus diikuti penjual di Lazada. Berdasarkan pengalamannya, gratis ongkir adalah bahan pertimbangan utama bagi kebanyakan orang Indonesia. Menurut Ci Lily, fitur yang juga menjadi pertimbangan lainnya adalah bonus dadakan dan berbagai jenis voucher promosi yang juga disukai oleh para pelanggan toko Ci Lily di Lazada.

Belajar, belajar, dan tetap belajar

Kompetisi dalam berjualan online sangatlah ketat. Di dunia online yang bergerak sangat cepat ini, ilmu pemasaran pun terus berkembang. Jangan pernah berpuas diri dan teruslah menimba ilmu.
 
Menurut Ci Lily, Lazada University menawarkan pelatihan dengan materi yang lengkap dan beragam untuk mendorong pertumbuhan toko dan penjualan, yang didukung oleh berbagai komunitas penjual Lazada, Lazada Club, bagi para penjual yang baru maupun yang sudah berpengalaman dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman.
 
"Pada awalnya saya juga kurang memahami cara berjualan online dan khawatir tidak bisa mendapatkan penjualan yang maksimal. Beruntung saya dikenalkan dengan Lazada Club dengan para anggota yang tidak segan berbagi ilmu dan pengalamannya untuk saya sebagai penjual baru waktu itu," jelasnya.
 
"Sebagai platform yang menawarkan ekosistem e-commerce menyeluruh, Lazada memang menghadirkan berbagai fitur dan penawaran yang bisa dimanfaatkan para penjual di Lazada. Para penjual baru pun juga akan menjalani masa inkubasi untuk memastikan mereka memahami setiap fitur yang ada di Lazada dan tidak ragu untuk memulai perjalanan sebagai wirausahawan digital," ujar Head of Seller Engagement Lazada Indonesia Sandra Puspita Dewi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id


 
(AHL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif