Jokowi akan Resmikan PLTU Punagaya dan PLTU Jeneponto

Rudy Polycarpus 02 Juli 2018 10:08 WIB
plnproyek pltu
Jokowi akan Resmikan PLTU Punagaya dan PLTU Jeneponto
Presiden Joko Widodo. (FOTO: ANTARA/Puspa Perwitasari)
Jakarta: Sistem kelistrikan PLN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat akan mendapat tambahan 200 MW daya listrik dengan peresmian Sektor Pembangkit Listrik Tenaga Uap Punagaya di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Sektor Punagaya akan jadi lumbung listrik yang akan memasok listrik ke seluruh Sulawesi.

PLTU Punagaya yang dibangun sejak Mei 2015, rencananya akan diresmikan pengoperasiannya oleh Pesiden Joko Widodo, Senin, 2 Juli 2018. Selain itu, Presiden Jokowi juga akan meresmikan PLTU Jeneponto Ekspansi berkapasitas 2x135 MW.

"Tambahan pasokan ini akan meningkatkan kapasitas dan kehadalan listrik, khususnya di Sulawesi Bagian Selatan sehingga dapat menunjang investasi di daerah ini yang tengah meningkat," kata Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali, Minggu, 1 Juli 2018.

Ia menambahkan, kedua pembangkit ini merupakan bagian dari Program 35.000 MW yang terus dikebut pekerjaannya agar dapat mencukupi kebutuhan listrik di Indonesia.

Saat ini, jumlah pembangkit program 35.000 MW yang telah beroperasi dan komisioning mencapai 2.114 MW. Sedangkan pembangkit yang sedang salam proses konstruksi mencapai 16.686 MW, dan pembangkit dalam proses financial close mencapai 13.481 MW.

"PLN juga akan segera membangun transmisi 275 kV untuk mengevakuasi daya dari Selatan ke  Tenggara, mengingat tingginya potensi industri smelter di sana," ujar Ali.

PLTU Punagaya 2x100 MW merupakan pembangkit milik PLN yang berlokasi di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Investasi PLTU ini mencapai USD290 juta dengan melibatkan 1.000 tenaga kerja. Unit 1 PLTU Punagaya telah beroperasi pada Desember 2017. Adapin unit 2 pada Februari tahun ini.

Sedangkan PLTU Jeneponto Ekspansi 2x135 MW milik Independent Power Producer (IPP) mulai mengalirkan energi listrik ke sistem Sulawesi Bagian Selatan pada November 2017. Pembangkit ini juga menyerap tenaga kerja mencapai 1.000 orang pada tahap konstruksi, dan 100 orang pada tahap operasi.

Hadirnya kedua PLTU besar ini akan menambah daya mampu sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan menjadi 1.600 MW. Sedangkan beban puncak kelistrikannya mencapai 1.100 MW. Tambahan listrik ini juga akan menunjang investasi di Sulawesi Selatan yang notabene merupakan salah satu daerah dengan daya tarik investasi yang tinggi di Indonesia.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id