Menteri ESDM Ignasius Jonan. (MI/Panca Syurkani).
Menteri ESDM Ignasius Jonan. (MI/Panca Syurkani).

Sambangi Jonan, Menteri Energi UEA Bahas Investasi SPBU dan PLTS

Ekonomi ignasius jonan
Suci Sedya Utami • 04 Juli 2019 19:35
Jakarta: Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA) Suhail Mohamed Faraj Al Mazrouei menyambangi kantor Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Kamis, 4 Juli 2019. Suhail memimpin langsung delegasi UEA untuk melakukan pertemuan kerja sama ekonomi bilateral dengan Indonesia.
 
"Kunjungan delegasi PEA merupakan bagian penting dari kerja sama sektor energi dan sektor strategis lainnya. Kami harap relasi ini terjalin dengan baik sehingga mampu memberikan dampak positif bagi potensi investasi untuk masing-masing negara," kata Kepala Biro Komunikasi dan Kerjasama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat.
 
Peluang kerja sama dengan UEA menjadi penting mengingat Indonesia sedang giat mengembangkan infrastruktur dan berencana untuk melelang sejumlah konsesi proyek infrakstruktur kepada pihak asing agar dapat lebih berkembang dan kompetitif.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suhail beranggapan sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dan salah satu anggota G20, Indonesia merupakan mitra kerja sama dengan peluang ekonomi yang strategis. Dia mengatakan kerja sama ini akan mendukung pengembangan infrastruktur Indonesia.
 
Minat investasi UEA di Indonesia terutama di sektor energi, pariwisata, serta pembangunan infrastruktur. Di bidang energi, Jonan menawarkan investasi migas khususnya pembangunan SPBU, mengingat jumlahnya di Indonesia masih terbatasnya di sejumlah daerah dan dibutuhkan lebih dari 500 SPBU.
 
Pertemuan tersebut juga sempat membahas peluang investasi yang telah dibahas sebelumnya, seperti pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung (Floating Solar Photovoltaic Power Plant) di Cirata, Jawa Barat.
 
Selain itu, di sektor transportasi, terdapat sejumlah hal yang sangat menarik ditindaklanjuti sebagai kerja sama, seperti peningkatan frekuensi penerbangan antara Indonesia dan UEA.Suhail juga menyatakan ketertarikan UEA untuk menambah kerja sama penerbangan komersil. Saat ini Indonesia juga sedang giat mengembangkan infrastruktur dan berencana untuk melelang sejumlah konsesi proyek infrakstruktur kepada pihak asing agar dapat lebih berkembang dan kompetitif, seperti pembangunan jalan tol.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif