Ketersediaan elpiji akan aman hingga usai Lebaran. (FOTO: dok Pertamina)
Ketersediaan elpiji akan aman hingga usai Lebaran. (FOTO: dok Pertamina)

Ketersediaan LPG Aman hingga Usai Lebaran

Ekonomi lebaran elpiji
Nia Deviyana • 04 Juni 2019 16:13
Palembang: PT Pertamina (Persero) memastikan pihaknya terus mengawal ketersediaan stok dan kelancaran distribusi elpiji PSO dan non-PSO selama masa Satuan Tugas Ramadan Idulitri (Satgas Rafi) 1440 H.
 
Region Manager Communication & CSR Pertamina Sumbagsel Rifky Rakhman Yusuf mengatakan biasanya pada hari H Lebaran konsumsinya mengalami penurunan.
 
"Namun dapat kami pastikan bahwa stok elpiji di jalur distribusi resmi Pertamina ini aman," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 4 Juni 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan menjelang Lebaran konsumsi elpiji 3 kilogram (kg) di Sumatera Selatan tercatat paling tinggi, tepatnya pada 1 Juni 2019. Jumlah peningkatan sekitar 134 persen dari rata-rata harian normal. Jika dikonversi dalam jumlah tabung pada hari tersebut, artinya penjualan sekitar 2.192 MT atau setara dengan 730 ribu tabung lebih.
 
Namun, pada hari berikutnya, konsumsi elpiji 3 kg menurun signifikan menjadi 56 persen saja atau sekitar 924 MT, setara dengan 308 ribu tabung. Peningkatan konsumsi elpiji juga terjadi pada elpiji non-PSO, yaitu Bright Gas dan elpiji 12 kg.
 
"Sejak masa Satgas Rafi 1440 H berlangsung pada 21 Mei 2019 yang lalu, konsumsi elpiji 3 kg ini memperlihatkan kenaikan, dan puncaknya terjadi pada 1 Juni lalu. Sedangkan untuk elpiji non-PSO, 29 dan 31 Mei merupakan hari tertinggi konsumsi elpiji yaitu mencapai 128 persen," jelas dia.
 
Pertamina sebelumnya memprediksi akan ada peningkatan konsumsi elpiji PSO selama masa Satgas Rafi sekitar sembilan persen dan non-PSO tiga persen. Namun, pada hari ke-13 masa Satgas Rafi, peningkatan sudah menyentuh angka 10,5 persen untuk elpiji PSO dan 8,4 persen untuk elpiji non-PSO.
 
Selanjutnya, Rifky mengimbau kepada masyarakat untuk membeli elpiji ini di agenda dan pangkalan resmi Pertamina, agar mendapatkan harga yang sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) yang telah ditetapkan oleh masing-masing Pemerintah Daerah setempat.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif