AI@ Work Lab Ideafest 2026. Foto: Medcom.id/Wisa Irena Br Sitepu
AI@ Work Lab Ideafest 2026. Foto: Medcom.id/Wisa Irena Br Sitepu

AI Makin Canggih, Manusia Benar-Benar Terancam atau Justru Jadi Lebih Kuat?

Annisa ayu artanti • 08 September 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • AI disebut tidak akan menggantikan manusia, tetapi manusia yang mampu menggunakan AI berpotensi menggantikan mereka yang tidak mau beradaptasi.
  • Penggunaan AI di dunia kerja mulai menunjukkan dampak besar, termasuk 95 persen kode DANA yang disebut sudah dibuat dengan bantuan AI.
  • Di tengah pesatnya perkembangan AI, kemampuan berpikir kritis justru semakin penting agar manusia tidak sekadar bergantung pada teknologi.
Jakarta: Ancaman AI sering dibayangkan seperti robot yang datang untuk mengambil alih pekerjaan manusia. Padahal, persoalannya bukan AI yang langsung menggantikan kita, melainkan orang lain yang bekerja dengan bantuan AI dan mampu menghasilkan pekerjaan dengan lebih cepat.

Pandangan tersebut diutarakan oleh Founder Genesis & Sevenpreneur, Raymond Chin, dalam diskusi mengenai pemanfaatan AI di dunia kerja di AI@Work Lab Ideafest 2026 pada Minggu, 6 September 2026. Raymond mengatakan bahwa manusia tidak akan digantikan oleh AI, tapi bisa digantikan oleh manusia yang bisa memanfaatan AI.

“Manusia itu tidak akan digantikan sama AI. I don't think ever. Tapi manusia akan digantikan sama manusia yang menggunakan AI,” ujarnya.

Dalam acara tersebut disebut juga bahwa pemanfaatan AI sebenarnya tidak berhenti pada aktivitas sederhana seperti mencari jawaban atau membuat teks. Dalam praktiknya, AI disebut bisa meningkatkan produktivitas, mempercepat pekerjaan, memperbaiki kualitas hasil, bahkan mengubah alur kerja dan struktur perusahaan agar lebih efisien.

Perubahan itu mulai terlihat dari bagaimana teknologi digunakan untuk membuat berbagai pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan banyak proses menjadi jauh lebih cepat. Bahkan, dalam pengembangan software, contohnya DANA yang disebut bahwa sekitar 95 persen kode di DANA sudah menggunakan AI, menunjukkan betapa dalam teknologi ini mulai masuk ke proses kerja sehari-hari.

“95 persen code cumulated di DANA sekarang sudah pakai AI,” ujar CEO and Co-Founder DANA Indonesia, Vince Iswara.

Manusia Diberdayakan oleh AI

Perubahan tersebut kemudian membawa satu konsekuensi yang tidak bisa diabaikan. Jika AI hanya digunakan untuk memangkas jumlah pekerja, teknologi justru berpotensi menciptakan masalah baru. Karena itu, prinsip yang ditekankan adalah manusia tidak akan digantikan AI, tapi manusia diberdayakan oleh AI.

“Jadi, we are not replaced by AI, but we are empowered by AI,” tegas Raymond.

Vince menyebutkan bahwa DANA sendiri disebut berkomitmen agar AI digunakan untuk memberdayakan seluruh pekerja, bukan hanya engineer atau orang-orang di bidang teknologi. Dengan kata lain, pekerja di bidang finance, legal, HR, bisnis, hingga fungsi lainnya sama-sama perlu mendapatkan kesempatan untuk belajar dan menggunakan AI. Kerana jika tidak diperuat dengan AI, maka manusia dapat digantikan AI.

If you are not AI augmented. Then you are AI replaceable,” ujar Vince.

Kritis Saat Menggunakan AI

Meski AI dapat membuat pekerjaan jauh lebih cepat, ada satu jebakan yang juga perlu diperhatikan, yaitu  manusia bisa terlalu bergantung pada hasil yang diberikan teknologi. Karena itu, AI tidak boleh diperlakukan sebagai mesin yang selalu benar, sebab pengguna tetap harus memahami konteks, memeriksa hasil, dan mengambil keputusan akhir.

Raymond menjelaskan bahwa ada dua prinsip dalam menggunakan AI, yaitu garbage in, garbage out dan trust but verify. AI memang bisa mengamplifikasi kemampuan manusia, tetapi fondasinya tetap kemampuan berpikir kritis.

“Pertama, garbage in, garbage out. Karena AI itu amplifikasi. Kita masukin sampah, keluarnya sampah. Eksplorasi sampah, hasilnya sampah. Yang kedua, trust but verify. Boleh percaya, tapi harus selalu verifikasi,” jelas Raymond. (Wisa Irena Br Sitepu)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan