| Baca juga: Pandi Bidik 1,5 Juta Domain ID Terdaftar di 2026 |
Automasi kini tidak hanya menjadi tren teknologi, tetapi juga fondasi penting dalam mendorong produktivitas dan daya saing ekonomi digital. Kondisi tersebut sejalan dengan target pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) yang menargetkan terciptanya 12 juta talenta digital pada 2030 guna menopang pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Namun, tantangan pengembangan talenta digital saat ini tidak semata pada kuantitas, melainkan pada kemampuan menciptakan dan memanfaatkan produk digital yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Banyak talenta masih terjebak pada aspek teknis, tanpa ruang yang memadai untuk menguji, mengevaluasi, dan mengembangkan solusi digital yang aplikatif. Berbagai laporan global mencatat bahwa automasi mampu meningkatkan produktivitas kerja hingga 20–30 persen, terutama pada sektor administratif, operasional, dan analisis data.
Oleh karena itu, kehadiran marketplace produk digital dorong automasi menjadi salah satu pendekatan strategis untuk menjembatani kebutuhan industri dengan potensi talenta lokal.
Menjawab kebutuhan tersebut,Jagoan Hosting menghadirkan Re:Code 2026 sebagai ruang kolaboratif bagi talenta digital untuk tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga menciptakan produk digital dan solusi automasi yang siap digunakan. Kegiatan ini didukung oleh Kemenkomdigi dan Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co).
“Teknologi akan memberikan dampak nyata jika diwujudkan dalam bentuk produk digital yang digunakan sehari-hari,” ujar General Manager Jagoan Hosting, Andy Novianto.
Sebagai wujud komitmen nyata, Jagoan Hosting meluncurkan marketplace produk digital yang menjadi wadah distribusi karya automasi buatan developer lokal. Marketplace ini dirancang untuk menjawab kebutuhan end-user sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi talenta digital.
“Marketplace ini kami hadirkan agar talenta digital tidak hanya belajar, tetapi juga menghasilkan produk yang berdampak pada perekonomian. Automasi adalah masa depan, dan talenta Indonesia harus menjadi penciptanya, bukan sekadar pengguna,” tambah Andy.
Diikuti lebih dari 700 peserta, Re:Code 2026 menegaskan peran Jagoan Hosting sebagai digital enabler ecosystem yang mendorong lahirnya produk digital dan automasi berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
“Teknologi adalah solusi, bukan beban. Melalui marketplace ini, kami menyediakan tools automasi siap pakai agar masyarakat dapat fokus pada hal yang lebih strategis,” kata Andy.
Dalam peluncuran tersebut, Jagoan Hosting juga memamerkan sejumlah produk digital berbasis automasi, termasuk aplikasi pendukung administrasi instansi. Salah satunya adalah OpenDesa, solusi yang memudahkan aparat desa dalam mengelola data secara terpadu dan efisien.
Kehadiran produk-produk ini menegaskan bahwa marketplace produk digital dorong automasi tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada penyelesaian masalah spesifik secara sederhana dan terjangkau. Marketplace ini dirancang sebagai wadah kolaborasi bagi developer lokal untuk memamerkan dan memasarkan solusi automasi mereka.
“Kami ingin menunjukkan teknologi automasi kini mudah diakses dan relevan bagi banyak sektor,” ujar Andy.
Sebagai informasi, Jagoan Hosting bersama Ngalup.co menghadirkan Re:Code sebagai inisiatif kolaboratif berkelanjutan untuk pembelajaran, evaluasi, dan peningkatan kapasitas talenta digital.
Program ini menjadi ruang temu antara talenta, komunitas, industri, dan pemerintah guna memperkuat ekosistem digital yang inklusif. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Balai Pemuda, Surabaya, dengan dukungan Kemenkomdigi.
Founder Jagoan Hosting & Ngalup.co, Danton Prabawanto, menilai perkembangan teknologi saat ini membuka peluang besar bagi talenta digital untuk membangun produk dan bisnis berbasis teknologi.
“Perubahan teknologi membuka peluang yang sangat luas. Namun, peluang ini hanya bisa dimanfaatkan jika talenta digital memiliki ruang belajar yang tepat dan ekosistem yang mendukung,” ungkap Danton.
Ia menekankan kolaborasi antara komunitas, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan. Inisiatif seperti Re:Code diyakini mampu melahirkan generasi technopreneur dan inovator digital yang berorientasi pada dampak ekonomi dan sosial.
Sejalan dengan hal tersebut, Jagoan Hosting memperluas perannya dari penyedia infrastruktur digital menjadi digital enabler ecosystem, yang mendampingi talenta dari tahap ide, pengembangan produk, hingga go-to-market.
“Dari ide, menjadi solusi, lalu menjadi dampak. Itulah perjalanan yang ingin kami percepat bersama ekosistem,” tutup Danton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News