Selama 10 tahun terakhir, Jenius mengembangkan berbagai layanan dengan pendekatan kokreasi. Artinya, masukan, ide, hingga pengalaman pengguna menjadi salah satu bahan dalam pengembangan produk dan fitur baru.
Baca juga: Jenius Kembali Jadi Co.Title Sponsor Ajang Pocari Sweat Run 2026 |
Pendekatan tersebut dilakukan karena kebutuhan finansial masyarakat digital terus berubah. Pengguna tidak hanya membutuhkan layanan untuk bertransaksi, tetapi juga mencari cara yang lebih praktis untuk mengatur arus kas, menabung, berinvestasi, hingga mengelola kebutuhan finansial lintas negara.
Head of Emerging Affluent SMBC Indonesia Irwan Tisnabudi mengatakan perjalanan Jenius selama satu dekade tidak terlepas dari dukungan para pengguna. Menurutnya, proses pertumbuhan tersebut juga diperkuat oleh pengalaman grup SMBC yang telah berkiprah lebih dari empat abad di industri keuangan global.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Teman Jenius atas dukungan dan kepercayaan selama sepuluh tahun ini sehingga kita bisa bertumbuh bersama,” ujar Irwan dalam keteranganya.
Sejak pertama kali hadir pada 2016, Jenius tercatat telah meluncurkan lebih dari 80 inovasi. Beragam inovasi tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan finansial sehari-hari, mulai dari transaksi domestik dan internasional, menabung, pengelolaan cash flow, investasi, hingga proteksi.
Salah satu area yang menjadi perhatian adalah kebutuhan transaksi internasional. Melalui aplikasi Jenius, pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas mata uang asing selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan, mulai dari menyimpan, menukar, hingga mengirim dan menerima mata uang asing.
Dari aktivitas tersebut, dolar Amerika Serikat (USD), dolar Singapura (SGD), dan yen Jepang (JPY) menjadi tiga mata uang asing yang paling banyak digunakan oleh Teman Jenius.
Menariknya, aktivitas transaksi tersebut juga menunjukkan seberapa luas kebutuhan finansial pengguna Jenius. Pengiriman mata uang asing terjauh yang tercatat dilakukan dari Indonesia menuju Brasilia, Brasil, serta Carolina Selatan, Amerika Serikat. Jika dihitung berdasarkan jarak, transaksi tersebut mencapai lebih dari 26.000 kilometer.
Penggunaan layanan Jenius juga tidak terbatas pada transaksi melalui aplikasi. Kartu Debit dan Kartu Kredit Jenius tercatat telah digunakan di 188 negara untuk berbagai transaksi, baik secara online maupun offline, termasuk kebutuhan tarik tunai.
Di sisi lain, Jenius mencoba mendorong kebiasaan menabung melalui aktivitas sehari-hari. Salah satunya lewat fitur Bayar & Nabung yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi sekaligus menyisihkan dana melalui aktivitas tersebut.
Fitur Cash Cow dalam Bayar & Nabung bahkan mencatat aktivitas seorang pengguna yang melakukan transaksi sekaligus menabung hingga 210 kali dalam satu bulan. Catatan tersebut menunjukkan bagaimana fitur finansial dapat diintegrasikan dengan kebiasaan transaksi sehari-hari.
Jenius juga menghadirkan sistem penghargaan melalui Yay Points. Salah satu pengguna tercatat mengumpulkan jumlah poin yang jika dikonversikan melalui KrisFlyer Miles memiliki nilai setara dengan 12 tiket Business Class pulang-pergi rute Jakarta-Tokyo.
Memasuki 2026, eksplorasi produk terus berlanjut. Jenius memperkenalkan Yay Stickers melalui misi Play & Yay!, sekaligus menambah pilihan mata uang asing berupa lira Turki, Swiss franc, dan riyal Saudi.
Berbagai pengembangan tersebut kembali mengandalkan masukan dari masyarakat digital savvy. Bagi Jenius, kokreasi menjadi bagian penting untuk memastikan inovasi yang diluncurkan tidak berhenti sebagai fitur baru, tetapi benar-benar memiliki kegunaan bagi penggunanya.
Sepuluh tahun perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya Jenius untuk membangun layanan finansial yang mengikuti perubahan gaya hidup digital. Ke depan, Jenius menyatakan akan terus membawa semangat “Endless Explorat10n” melalui inovasi dan kolaborasi bersama Teman Jenius.