medcom.id, Jakarta: Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) sangat miris melihat aksi transaksi semu yang menyebabakan tiga sekuritas mengalami suspensi. Kejadian ini tak pelak menimbulkan malu terhadap asosiasi dan bisa meruntuhkan kepercayaan investor, maka dari itu, dia merasa perlu adanya penyelidikan atas oknum yang terlibat dalam transaksi ini.
"Tentunya kami prihatin dengan suspensi terhadap beberapa anggota bursa hari ini, namun tolong digarisbawahi bahwa sekuritas hanya salah satu tools untuk eksekusi dalam transaksi ini. Siapa pelaku utama itu yang perlu di cari dan dihukum," ujar Ketua APEI Susy Meilina kepada Metrotvnews.com, Jakarta, Kamis (12/11/2015).
Susy yang juga menjabat sebagai direktur di sebuah perusahaan sekuritas ini mengatakan asosiasi tak mengetahui kejadian tersebut karena asosiasi tak memiliki data transaksi anggota bursa. Bahkan menurut dia, sampai saat ini tidak ada satupun anggota yang melapor secara formal ke apei jika perusahaannya terlibat dengan transaksi saham siap.
"Jangan hanya sekuritas yang dikenai hukuman. Ini preseden buruk, apalagi menimpa sekuritas BUMN. khawatirnya bisa meruntuhkan kepercayaan investor yang sudah susah kita bangun selama ini," kata dia.
Sebelumnya Otoritas BEI telah menyuspensi ketiga sekuritas yakni PT Danareksa Sekuritas, PT Reliance Securities, dan PT Millenium Danatama Sekuritas. Ketiganya terbukti telah melakukan kelalaian dalam transaksi saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) dan membuat saham emiten tersebut anjlok.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan