Ilustrasi RS Siloam. (FOTO: MI/Palce)
Ilustrasi RS Siloam. (FOTO: MI/Palce)

2019, Siloam Tambah Tujuh RS Layani Pasien BPJS Kesehatan

Ekonomi siloam international hospital lippo grup
Ade Hapsari Lestarini • 17 Januari 2019 13:00
Jakarta: PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) berencana membuka enam sampai tujuh rumah sakit baru yang juga akan melayani pasien BPJS Kesehatan.
 
"Sebagian besar jaringan rumah sakit Siloam, sebanyak 75 persen telah memiliki lisensi BPJS dan kami akan terus mendaftarkan akreditasi BPJS pada rumah sakit yang baru," ujar Investor Relation SILO Wily Tjandera, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019.
 
Wily mengatakan Siloam memiliki hubungan baik dengan pemerintah dan terus berdiskusi untuk meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan. Selain bagian dari pemenuhan misi Siloam untuk melayani lebih banyak masyarakat, bagi perseroan, kerja sama tersebut juga menguntungkan. Sejauh ini sekitar 20 persen dari pendapatan Siloam berasal dari pasien BPJS.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"BPJS merupakan program pemerintah yang melayani masyarakat Indonesia dan kami merasa sangat terhormat untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia," ujar Wily.
 
Oleh karena itu,dalam rangka menjaga kepercayaan pemerintah, perseroan akan terus melayani pasien BPJS Kesehatan sepenuh hati dan sesuai dengan pedoman pelayanan yang ditentukan pemerintah. Hingga saat ini, SILO telah mengelola sebanyak 33 rumah sakit di 24 kota dan 16 klinik di delapan kota yang tersebar di seluruh Indonesia. Perseroan memiliki 6.800 kapasitas tempat tidur dan didukung 2.700 spesialis dan dokter umum serta 10 ribu perawat dan staf pendukung.
 
Adapun pada kuartal III-2018, Siloam membukukan pertumbuhan pendapatan 12,73 persen menjadi Rp4,39 triliun dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,89 triliun. Pendapatan rawat inap tercatat menjadi kontributor terbesar dengan nilai sebesar Rp2,61 triliun.
 
Angka ini berarti tumbuh 12,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,31 triliun. Sedangkan pendapatan untuk rawat jalan berkontribusi sebesar Rp1,78 triliun. Atau tumbuh 12,52 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,58 triliun.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi