Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mampu menyentuh level 6.700 pada 2020 ini. Optimisme tersebut didukung oleh sentimen positif dari perbaikan sektor manufaktur global yang sebelumnya tren manufaktur global menurun lantaran perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
Analis Artha Sekuritas Nugroho Fitiyanto menyebut pada 2020 akan terbentuk kesepakatan fase satu. Kesepakatan tersebut dipercayai akan menjadi titik awal untuk kesepakatan dagang lanjutan dua negara dengan ekonomi terbesar itu sehingga mendorong perdagangan internasional lebih membaik.
"Untuk target 2020 kita cukup optimistis IHSG bisa mencapai angka 6.700," kata Nugroho, kepada Medcom.id, di Jakarta, Kamis, 2 Januari 2020.
Selain kesepakatan dagang fase satu, sentimen penguatan indeks juga akan terbentuk oleh pelonggaran keijakan moneter dunia. Diproyeksikan tren suku bunga turun tahun ini. "(Ini) Diharapkan dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi global," sebut dia.
Kemudian, Nugroho melanjutkan, pada 2020 ini sektor komoditas dalam negeri diproyeksikan akan mengurangi defisit neraca perdagangan sehingga membuat rupiah stabil di 2020 dan dapat menopang kenaikan IHSG.
"Harga komoditas utama indonesia seperti CPO yang saat ini naik diproyeksi akan mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia," pungkas dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan