Menurut Prabowo, kondisi tersebut perlu diubah agar Indonesia memiliki posisi yang lebih kuat dalam perdagangan komoditas strategisnya sendiri.
“Keadaan ini harus berani kita ubah, saya minta dukungan DPR untuk kita ubah ini,” ujar Prabowo dalam Penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat, 14 Agustus 2026.
Prabowo: Kalau Harga Tak Sesuai, Komoditas Bisa Disimpan
Prabowo juga menegaskan pentingnya posisi tawar Indonesia dalam menentukan harga komoditas. Menurutnya, Indonesia tidak perlu memaksakan penjualan apabila harga yang ditawarkan pembeli tidak sesuai dengan kepentingan nasional.“Kalau mereka tidak mau bayar dengan harga yang kita pasang, tidak usah beli,” ujar Presiden Prabowo.
Ia mengatakan komoditas seperti nikel, timah, dan emas dapat tetap disimpan di dalam negeri apabila harga yang ditawarkan tidak menguntungkan.
“Lebih baik komoditas itu, nikel itu, timah itu, emas itu, semuanya biar di tanah untuk anak cucu kita,” lanjutnya.
Meski menyampaikan sikap tegas tersebut, Prabowo tetap mengakui bahwa kebijakan terkait harga komoditas harus mempertimbangkan mekanisme pasar. Menurutnya, menetapkan harga yang terlalu tinggi juga tidak masuk akal sehingga kepentingan nasional tetap perlu berjalan seiring dengan kondisi pasar.
| Baca Juga: Prabowo Ungkap 8 Prioritas RAPBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun |
Indonesia Akan Punya Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Sebagai langkah konkret, pemerintah berencana membangun bursa mineral dan komoditas strategis sendiri di Indonesia. Prabowo mengatakan rencana tersebut telah dibahas bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang nantinya akan mengawasi penyelenggaraan bursa tersebut.“Tapi yang penting bursanya ada di bumi RI,” tegas Prabowo.
Pemerintah menargetkan bursa mineral dan komoditas strategis tersebut mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Target itu akan bergantung pada kesiapan OJK serta dukungan DPR dalam membahas dan menerbitkan ketentuan yang diperlukan.
Untuk merealisasikan target tersebut, Prabowo meminta DPR segera membahas ketentuan mengenai penyelenggaraan bursa mineral dan komoditas strategis. Ia berharap aturan yang dibutuhkan dapat diterbitkan dalam waktu sesingkat-singkatnya agar persiapan operasional bursa dapat segera dilakukan. (Wisa Irena Br Sitepu)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda