Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria menggelar pertemuan dengan Direksi Danareksa. Foto: BP BUMN
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria menggelar pertemuan dengan Direksi Danareksa. Foto: BP BUMN

Danareksa Siap Kelola 13.000 Hektare Kawasan Industri, Investasi Indonesia Makin Ngebut

Annisa ayu artanti • 22 Juli 2026 12:00
Ringkasnya gini..
  • Danareksa berpeluang mengelola lebih dari 13.000 hektare kawasan industri hasil konsolidasi aset BUMN.
  • Konsolidasi kawasan industri ditargetkan memperkuat daya tarik investasi dan industrialisasi nasional.
Jakarta: Danareksa berpeluang menjadi pengelola kawasan industri terbesar di Asia Tenggara setelah rencana konsolidasi aset kawasan industri milik BUMN. 
 
Langkah ini diproyeksikan menambah lebih dari 13.000 hektare kawasan industri ke dalam portofolio Danareksa.
 
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Direksi Danareksa untuk membahas percepatan transformasi Danareksa sebagai strategic holding kawasan industri.

Dalam pertemuan itu dibahasan mengenai transformasi yang mencakup pengembangan tujuh kawasan industri eksisting, optimalisasi aset, penataan entitas non-inti, serta penguatan pendapatan berulang melalui pengembangan utilitas, infrastruktur, dan properti pendukung kawasan.
 
Baca juga: Danantara Dorong Transformasi Waskita, Jalan Tol Jadi Andalan

Dony menegaskan bahwa konsolidasi kawasan industri merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya tarik investasi Indonesia melalui pengelolaan kawasan yang lebih terintegrasi.
 
“Kawasan industri nanti akan kita konsolidasikan. Memang Batam ini ada transaksi yang harus kita selesaikan, tetapi ke depan juga kita akan melihat potensi di Karawang, kemudian di Patimban, dan Batam. Sehingga kawasan industri ini akan menjadi backbone dari daya tarik investasi kita ke depan,” ujar Dony dari laman Instagram BP BUMN, Rabu, 22 Juli 2026.
 
Melalui konsolidasi dan pengelolaan kawasan yang semakin terintegrasi, Danareksa diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah aset BUMN, memperkuat daya saing kawasan industri nasional, serta mendorong pertumbuhan investasi dan industrialisasi Indonesia.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan