Dalam pidatonya, Prabowo memperkenalkan Joko yang merupakan ketua kelompok tani dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi. Joko disebut telah menggeluti profesi sebagai petani selama 20 tahun.
| Baca juga: Prabowo Sebut 8 Komoditas Pangan Indonesia Sudah Swasembada, Apa Saja? |
Prabowo mengatakan, dukungan pemerintah berupa ketersediaan air, teknologi, dan pupuk membuat produktivitas pertanian Joko meningkat. Saat ini, Joko mampu melakukan panen hingga tiga kali dalam setahun dengan produktivitas mencapai 9 ton padi per hektare.
"Pak Joko telah 20 tahun bertani. Dengan air, teknologi, dan pupuk yang telah disediakan oleh pemerintah, ia sekarang mampu panen tiga kali setahun. Dengan produktivitas sampai 9 ton padi per hektare," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, penurunan harga pupuk sebesar 20 persen juga turut membantu menekan biaya produksi yang harus ditanggung petani.
Ia menilai kisah Joko menjadi salah satu contoh konkret dari kebijakan pemerintah dalam mendorong peningkatan produksi pangan nasional sekaligus mempercepat pencapaian swasembada.
Prabowo Klaim Delapan Komoditas Sudah Swasembada
Prabowo menyampaikan pemerintah saat ini telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan. Komoditas tersebut mencakup beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit."Tahun ini kita sudah swasembada delapan komoditas pangan," ujar Prabowo.
Dia mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai langkah pemerintah untuk meningkatkan akses petani terhadap pupuk. Salah satunya melalui penghapusan 145 aturan terkait penyaluran pupuk.
Menurut Prabowo, kebijakan tersebut membuat harga pupuk turun 20 persen. Di saat yang sama, volume ketersediaan pupuk untuk petani disebut meningkat sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh pupuk.
"Harga pupuk turun, volume bertambah, tetapi keuntungan bagi PT Pupuk Indonesia naik 252,8 persen," kata Prabowo.
Prabowo menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dapat dilakukan secara bersamaan, yakni menurunkan beban biaya produksi petani sekaligus menjaga kinerja perusahaan negara.
Masih Kejar Swasembada Daging
Meski mengklaim telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan, Prabowo mengakui Indonesia masih menghadapi pekerjaan rumah untuk mencapai swasembada daging."Kita masih belum swasembada daging. Itu akan kita kerjakan yang insya Allah bisa kita capai dalam lima sampai enam tahun ke depan," ujarnya.
Prabowo menegaskan pencapaian ketahanan pangan merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, hingga TNI dan Polri.
Ia pun memberikan apresiasi kepada para petani yang disebut sebagai salah satu unsur penting dalam menjaga keberlangsungan pangan nasional.
"Sebagai wakil dari para petani Indonesia, para pahlawan bangsa, produsen pangan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo saat mengapresiasi Joko Purnomo.
Menurutnya, kekuatan pertahanan suatu negara tidak akan berarti tanpa adanya ketersediaan pangan bagi masyarakat.
"Kita boleh punya tentara yang paling hebat, boleh punya pesawat terbang yang canggih, kalau tidak ada makanan, saya kira bangsa ini berhenti saja sebagai bangsa," ujar Prabowo.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para petani, penyuluh, pemerintah daerah, serta seluruh unsur TNI dan Polri yang ikut mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada pangan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda