Pelantikan Suahasil sebagai Menkeu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode 2024–2029.
Usai pelantikan, Suahasil mengatakan dirinya mendapat arahan untuk memastikan pengelolaan keuangan negara tetap kredibel sekaligus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Dapat tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, [dan] bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ungkapnya dalam konferensi pers pascapelantikan di Gedung Djuanda I, yang dikutip pada Selasa, 15 September 2026.
APBN Harus Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Suahasil menegaskan pengelolaan keuangan negara tidak hanya berkaitan dengan menjaga kondisi fiskal. APBN juga harus mampu menjadi instrumen untuk menopang aktivitas ekonomi nasional.Menurutnya, manfaat APBN terhadap masyarakat dan perekonomian dapat terlihat melalui berbagai aktivitas ekonomi. Mulai dari konsumsi masyarakat, investasi, belanja pemerintah, hingga kegiatan ekspor.
Suahasil Minta Kementerian Keuangan Jaga Kredibilitas
Selain berbicara mengenai arah pengelolaan APBN, Suahasil juga menyampaikan pesan kepada jajaran Kementerian Keuangan.Ia meminta seluruh jajaran melanjutkan pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing. Pada saat yang sama, kredibilitas Kementerian Keuangan harus terus dijaga.
Kepercayaan masyarakat menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan amanah pengelolaan keuangan negara. Karena itu, Suahasil ingin Kementerian Keuangan menjadi institusi yang dapat dipercaya sekaligus memberikan kebanggaan bagi masyarakat.
“Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Menkeu.