Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menyebut perjalanan transformasi GBK mulai mendapat perhatian dari komunitas internasional. Salah satunya ditandai dengan undangan kepada Direktur Utama PPKGBK Rakhmadi Afif Kusumo sebagai pembicara dalam TheStadiumBusiness ASIA 2026 di Hong Kong pada Oktober 2026.
Dalam forum tersebut, Rakhmadi dijadwalkan berbagi pengalaman mengenai transformasi GBK serta kapabilitas Indonesia dalam mengelola kawasan olahraga dan hiburan berskala besar.
Sebelumnya, perjalanan GBK dari sebuah mega project bersejarah hingga berkembang menjadi kawasan publik modern juga telah dipublikasikan oleh CityChangers pada September 2026.
“Kita tentu terus belajar dari pengelola kawasan terbaik dunia. Pada saat yang sama, setelah lebih dari enam dekade perjalanan GBK, Indonesia juga memiliki pengalaman yang layak untuk dibagikan kepada dunia,” kata Rakhmadi.
Baca juga: GBK Cetak Rekor Pendapatan Tertinggi dalam 63 Tahun dengan Raih Rp812 Miliar |
Menurut PPKGBK, semakin banyaknya kegiatan berskala nasional dan internasional yang digelar di kawasan GBK turut memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai sports and entertainment district.
Sepanjang 2026, sejumlah fasilitas di kawasan GBK digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga, konser, MICE, pameran, festival, kegiatan komunitas hingga family entertainment.
Stadion Utama GBK menjadi salah satu lokasi pertandingan sepak bola internasional dan nasional. Sejumlah agenda sepak bola yang telah berlangsung antara lain menghadirkan Barcelona Legends, Aston Milan, AC Milan, Chelsea, Persija, dan Persib. Dalam waktu dekat, Stadion Utama GBK juga akan menghadirkan FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia Arena juga terus berkembang sebagai arena indoor utama Indonesia melalui penyelenggaraan berbagai kejuaraan olahraga nasional dan internasional serta konser musik. Menjelang akhir 2026, arena tersebut dijadwalkan menjadi lokasi Hot Wheels Monster Trucks Live.
Sementara itu, Istora Senayan dan Tennis Indoor tetap menjadi lokasi utama kejuaraan bulu tangkis dunia sekaligus berbagai pertunjukan seni dan hiburan.
Ekosistem MICE juga diperkuat melalui JICC (Jakarta International Convention Center), yang menjadi lokasi berbagai pameran industri kreatif, fashion, expo UMKM, serta konferensi berskala nasional dan internasional.
Menjelang penghujung 2026, GBK juga tengah mempersiapkan berbagai agenda besar, termasuk rencana penyelenggaraan konser internasional yang dijadwalkan menghadirkan YE dan BTS.
“Kepercayaan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan nasional dan internasional menunjukkan bahwa GBK semakin berkembang sebagai sebuah sports and entertainment district. Dampaknya juga harus dirasakan lebih luas oleh industri event, UMKM, hotel, transportasi, industri kreatif, tenaga kerja, dan perekonomian Jakarta,” ujar Rakhmadi.
Pengelolaan Aset Jadi Bagian Transformasi
Di balik penguatan kiprah GBK di tingkat internasional, PPKGBK juga terus melakukan pembenahan dalam pengelolaan aset negara.Peringatan HUT ke-64 GBK tahun ini dilaksanakan di Golden Ballroom, Blok 15 kawasan GBK. Lokasi tersebut menjadi simbol salah satu pencapaian pemerintah pada periode 2025-2026, yakni pengamanan dan pengembalian penguasaan aset negara di kawasan Blok 15 melalui proses hukum dan koordinasi lintas instansi.
Proses tersebut melibatkan berbagai kementerian, lembaga dan pemangku kepentingan, antara lain Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Keuangan, Kementerian ATR/BPN, lembaga peradilan, aparat penegak hukum, serta jajaran PPKGBK sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
“GBK sampai dengan saat ini terus menjadi kebanggaan bangsa, negara, dan masyarakat Indonesia. Pengelolaan aset yang baik tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi masyarakat untuk berolahraga, menyelenggarakan event yang bervariasi, serta melayani seluruh stakeholder dengan baik. Saya berharap pengelolaan GBK terus ditingkatkan tanpa batas optimal untuk mencapai hasil yang selalu lebih baik,” ujar Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara, Setya Utama.
Dari sisi kinerja, pendapatan PPKGBK meningkat dari Rp415 miliar pada 2023 menjadi Rp566 miliar pada 2024 dan mencapai Rp812 miliar berdasarkan laporan audited 2025.
Sebagai Badan Layanan Umum, peningkatan kinerja tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan, menjaga dan mengembangkan aset, serta meningkatkan penerimaan dan manfaat ekonomi bagi negara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami ingin aset negara semakin produktif. Peningkatan pendapatan harus berjalan bersama dengan peningkatan kualitas fasilitas, pelayanan publik, pemeliharaan kawasan, dan manfaat ekonomi yang lebih luas,” kata Rakhmadi.
Dorong Konektivitas Kawasan Senayan
Transformasi GBK juga diarahkan untuk membuat kawasan Senayan semakin terhubung dengan pusat aktivitas di sekitarnya.PPKGBK tengah membangun komunikasi dengan pemerintah daerah serta pengelola mal dan pusat komersial untuk menjajaki berbagai peluang peningkatan konektivitas pejalan kaki.
Salah satu konsep yang tengah dibahas adalah konektivitas bawah tanah yang dapat menghubungkan sejumlah pusat aktivitas di kawasan Senayan. Namun, pembahasan tersebut masih berada dalam tahap koordinasi dan pengembangan konsep bersama para pemangku kepentingan.
Dalam jangka panjang, peningkatan konektivitas diharapkan dapat membuat kawasan Senayan semakin nyaman bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi publik.
Integrasi tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan antara kawasan olahraga, entertainment, perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel dan ruang publik.
64 Tahun GBK
Memasuki usia ke-64, PPKGBK menyatakan transformasi GBK akan terus dilanjutkan melalui pengamanan dan optimalisasi aset, peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan teknologi, peningkatan konektivitas, serta penguatan ekosistem olahraga, entertainment dan MICE.Transformasi tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah, kementerian dan lembaga, mitra usaha, penyelenggara kegiatan, komunitas, serta masyarakat.
“Momentum HUT GBK tahun ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga aset negara. Ini merupakan hasil kerja bersama. Amanah berikutnya adalah memastikan aset yang telah kembali dapat dikelola dengan baik, produktif, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan negara,” ujar Rakhmadi.
“Seluruh pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama. Terima kasih kepada pemerintah, kementerian dan lembaga, seluruh insan GBK, mitra, komunitas dan masyarakat yang selama ini menjaga dan menghidupkan kawasan ini bersama-sama,” tegas dia.
“Memasuki usia ke-64, arah kami menjaga amanah negara, meningkatkan nilai aset, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia,” tutup Rakhmadi.