Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat groundbreaking pembangunan smelter Freeport di Gresik. Foto: tangkapan layar Youtube.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat groundbreaking pembangunan smelter Freeport di Gresik. Foto: tangkapan layar Youtube.

Sudah 40 Tahun Dinikmati Asing, Smelter Freeport Gresik Sejarah Baru bagi Indonesia

Ade Hapsari Lestarini • 12 Oktober 2021 17:15
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur merupakan sejarah bagi bangsa Indonesia.
 
Airlangga mengungkapkan, selama 40 tahun keuntungan dari produksi yang dihasilkan smelter Freeport dinikmati di luar negeri.
 
"Itu yang namanya precious meter recovery, dari emasnya bisa 35 ton sampai dengan 54 ton. Jadi pra prabriknya sudah disiapkan di situ. Nah, harga emas sekarang USD1.700 per troy ons. Jadi produksinya 35 ton, itu nilainya USD1,8 miliar, kalau produksinya 50 ton itu sampai USD2,7 miliar. Jadi bayangkan selama 40 tahun yang USD2 miliar itu rata-rata dinikmati negara lain Pak. Apakah 70 persen ke Spanyol maupun ke Jepang Pak. Jadi untuk hari ini menjadi bersejarah karena seluruhnya nanti akan diproduksi di Gresik," ungkap Airlangga dalam sambutannya di acara groundbreaking pembangunan smelter PT Freeport Indonesia, di KEK Gersik, Selasa, 12 Oktober 2021.

Smelter Freeport terbesar di dunia

Airlangga menjelaskan, smelter Freeport Indonesia di Gresik ini akan menjadi yang terbesar di dunia. Smelter Freeport di Gresik ini akan mengolah 1,7 juta ton konsentrat dan akan memproduksi 600 ribu tembaga (copper).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nilai copper sekarang lagi supercycle USD9.400 per ton. Jadi investasi yang Rp42 triliun atau USD3,5 miliar, revenue hanya dari copper saja, itu USD5,4 miliar (Rp76,7 trilun). Tentu ini bagi holding Freeport revenue-nya ada di situ, tapi (PT Smelting) cuma dikasih (talling)," jelasnya.
 
Airlangga mengatakan kehadiran smelter Freeport di Gresik ini juga diharapkan akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 40 ribu orang. "Nah, salah satunya diharapkan bisa menambah 40 ribu tenaga kerja selama konstruksi," katanya.

Pertumbuhan pendapatan Freeport

Senada dengan Airlangga, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan perusahaan yang 51 persen sahamnya dikuasai BUMN ini akan mampu menampung tenaga kerja dari Jawa Timur. Hal ini, kata Erick, untuk memastikan kepastian pembukaan lapangan kerja juga bisa tercipta dari hadirnya smelter Freeport di Gresik.
 
"Tadi Ibu Gubernur Jawa Timur menitipkan kalau bisa mayoritas pekerjanya dari Jawa Timur," tambahnya.
 
Erick menambahkan pertumbuhan pendapatan PT Freeport Indonesia akan mengalami peningkatan 100 persen di tahun ini. Setelah sebelumnya PT Freeport Indonesia mencatatkan keuntungan bersih sebesar Rp10 triliun di tahun lalu, serta direncanakan hingga akhir tahun ini mencapai Rp40 triliun.
 
"Seperti yang kita saksikan saat ini sekarang pertumbuhan daripada pendapatan Freeport dibandingkan tahun kemarin dan tahun ini itu meningkat hampir 100 persen, yang tahun kemarin itu Rp50 triliun, tahun ini Desember rencananya Rp105 triliun," pungkasnya.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif