Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria. Foto: medcom.id/Wisa Irena Br Sitepu
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria. Foto: medcom.id/Wisa Irena Br Sitepu

Danantara Turun Tangan Selamatkan LRT City, Siapkan Rp456 Miliar

Annisa ayu artanti • 28 Agustus 2026 10:24
Ringkasnya gini..
  • Danantara menyiapkan Rp456 miliar untuk menyelesaikan proyek LRT City yang mangkrak.
  • Dana tersebut ditujukan untuk menuntaskan sekitar 2.000-an unit hunian yang konsumennya sudah membayar.
  • Dony Oskaria menegaskan Danantara berkomitmen agar konsumen tidak dirugikan.
Jakarta: Proyek LRT City yang mangkrak akhirnya mendapat titik terang. Danantara Indonesia menyiapkan suntikan modal Rp456 miliar untuk membantu menuntaskan pembangunan hunian yang selama ini belum selesai.
 
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan pihak terkait untuk membahas penyelesaian persoalan proyek LRT City.
 
Dalam wawancara usai menghadiri Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, pada Kamis 27 Agustus 2026, Dony menyebut ada lebih dari 2.000 konsumen yang telah membayar dan membutuhkan kepastian penyelesaian hunian mereka.

“Kita akan selesaikan kurang lebih 2.000 sekian saudara-saudara kita yang sudah membayar itu. Saya membutuhkan penyelesaian itu Rp456 miliar. Itu akan kita lakukan,” ujar Dony.
 
Suntikan dana tersebut berasal dari Danantara dan akan diberikan dalam bentuk equity injection untuk membantu penyelesaian proyek. Dalam keterangan yang disampaikan Dony, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Danantara terhadap konsumen yang terdampak proyek mangkrak.
 
Baca Juga: Hampir 200 Orang Langsung Akad Rumah di Hari Pertama Danantara Housing Expo

Konsumen Tak Boleh Jadi Pihak yang Dirugikan

Dony menegaskan, persoalan proyek tidak boleh membuat masyarakat yang telah mengeluarkan uang menjadi pihak yang dirugikan. Menurutnya, uang yang digunakan konsumen untuk membeli hunian bukan sekadar dana biasa, melainkan bisa berasal dari tabungan yang telah dikumpulkan dalam waktu lama.
 
“Bayangkan orang menyisakan uangnya, menempatkan uangnya, itu uang tabungannya. Apalagi itu uang untuk rumah pertama. Itu zalim namanya,” kata Dony.
 
Ia pun memastikan persoalan tersebut akan diselesaikan. 

Proyek LRT City Terkendala Masalah Keuangan

Seperti diketahui, proyek apartemen LRT City sebelumnya menjadi perhatian karena pembangunan sejumlah proyek belum rampung. Pengembangnya, PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP), merupakan anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
 
Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 28 Agustus 2026, Direktur Portofolio Bisnis dan Risiko ADHI, Rozi Sparta, sebelumnya menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen atas keterlambatan penyelesaian kewajiban serah terima unit.
 
“ADCP menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen atas keterlambatan penyelesaian kewajiban serah terima unit,” ujar Rozi.
 
Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang memengaruhi pembangunan fisik sebagian apartemen LRT City adalah kondisi keuangan perusahaan. ADCP disebut tengah menghadapi tantangan likuiditas yang berdampak terhadap penyelesaian proyek.
 
Dengan adanya suntikan dana dari Danantara, penyelesaian proyek LRT City kini diarahkan untuk memastikan konsumen yang telah membayar dapat memperoleh kepastian atas hunian mereka. (Wisa Irena Br Sitepu)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan