Ilustrasi pinjaman online. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri
Ilustrasi pinjaman online. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri

Jangan Asal Pinjol! Ini 4 Pinjaman Online Cicilan yang Aman

Annisa ayu artanti • 20 Juni 2026 13:06
Jakarta: Kebutuhan dana darurat bisa datang kapan saja, mulai dari biaya pendidikan, renovasi rumah, hingga kebutuhan kesehatan yang tak terduga. 
 
Di tengah kemudahan teknologi digital, pinjaman online yang bisa dicicil menjadi salah satu solusi yang banyak dipilih masyarakat karena prosesnya cepat dan praktis.
 
Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai jenis pinjaman, tenor, bunga, hingga legalitas penyedia layanan. 

Dengan memilih produk yang tepat, pinjaman online bisa menjadi alat bantu keuangan, bukan justru menambah masalah di kemudian hari.

Mengapa pinjaman online cicilan banyak diminati?

Berbeda dengan pinjaman jangka pendek yang harus dilunasi sekaligus, pinjaman online dengan sistem cicilan memungkinkan peminjam membayar secara bertahap sesuai tenor yang dipilih.
 
Skema ini dinilai lebih ringan karena beban pembayaran dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial bulanan. 
 
Selain itu, proses pengajuan yang serba digital membuat masyarakat tidak perlu datang ke kantor cabang atau melalui prosedur yang rumit.
 
Baca juga: Mengapa Gaji Sering Habis Sebelum Akhir Bulan? Ini Kesalahan Finansial yang Sering Tidak Disadari

Jenis pinjaman online yang bisa dicicil

Pinjaman online yang bisa dicicil tersedia dalam beberapa jenis dengan fungsi dan syarat berbeda.
 
Memahami jenisnya akan membantu kamu memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan. Berikut penjelasannya:

1. Pinjaman dengan agunan

Pinjaman dengan agunan mengharuskan debitur memberikan jaminan seperti BPKB kendaraan atau sertifikat rumah. Jenis pinjaman ini biasanya menawarkan limit lebih besar dan tenor lebih panjang.
 
Menurut informasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pinjaman dengan jaminan memiliki risiko lebih rendah sehingga bunga cenderung lebih ringan. Namun, jika gagal membayar cicilan, aset yang dijaminkan bisa disita.

2. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

KTA merupakan pinjaman tanpa jaminan yang cocok untuk kebutuhan mendesak. Proses pengajuannya relatif cepat dan dapat dilakukan secara online.
 
Jenis pinjaman ini sering digunakan untuk biaya pendidikan, pengobatan, atau kebutuhan konsumtif lainnya.
 
Meski praktis, bunga KTA umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan pinjaman dengan agunan sehingga kamu perlu memastikan kemampuan membayar cicilan setiap bulan.

3. Pembiayaan multiguna

Pembiayaan multiguna ditujukan untuk kebutuhan pribadi seperti renovasi rumah, biaya pendidikan, atau kebutuhan konsumtif lainnya. Pinjaman ini tetap memerlukan jaminan aset.
 
Salah satu contohnya adalah Gadai BPKB Konsumtif dari Pegadaian yang bisa diajukan untuk mendapatkan dana produktif maupun konsumtif dengan agunan BPKB kendaraan.

4. Fintech lending

Fintech lending adalah layanan pinjaman berbasis aplikasi yang mempertemukan pemberi dana dan peminjam secara digital. Jenis pinjaman ini populer karena proses pencairannya cepat dan syaratnya sederhana.
 
Pastikan untuk memilih fintech lending yang menyediakan proses pengajuan secara transparan serta sudah berizin resmi dan diawasi oleh OJK.
 
Sebelum mengajukan pinjaman, penting untuk memahami manfaat dari sistem cicilan agar kamu bisa mengelola keuangan dengan lebih nyaman.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan