Jakarta: PT Garuda Yamato Steel (GYS) terus memperkuat portofolio baja profil untuk kebutuhan pembangunan di Indonesia, termasuk yang digunakan pada gedung bertingkat, kawasan industri, gudang, jembatan dan berbagai proyek infrastruktur lainnya.
Sebagai elemen struktur, baja profil berperan meneruskan beban dari bagian bangunan menuju struktur di bawahnya. Karena itu, pemilihannya tidak cukup hanya mempertimbangkan ukuran atau harga, tetapi juga dimensi profil, kekuatan material, daktilitas, grade, mechanical properties, chemical composition, Mill Test Certificate hingga kesesuaian dengan desain struktur.
GYS yang beroperasi di Cikarang, Bekasi, merupakan pabrik baja yang memproduksi berbagai baja profil hot rolled, seperti H-Beam, IWF, U Channel, dan Equal Angle. H-Beam dan IWF menjadi dua profil yang dapat digunakan sebagai elemen balok maupun kolom sesuai perhitungan perencana struktur.
Baja Profil Hot Rolled Perlu Disesuaikan dengan Desain
Penggunaan baja profil hot rolled pada sebuah bangunan tidak dapat disamaratakan. Dua profil dengan tinggi nominal yang sama belum tentu memiliki ketebalan flange, ketebalan web, berat per meter, maupun kemampuan mekanis yang identik.
Engineer perlu menentukan profil berdasarkan beban, bentang, stabilitas, sambungan, dan persyaratan teknis lainnya. Oleh sebab itu, kontraktor maupun tim pengadaan perlu memeriksa tabel baja profil, ukuran H-Beam, panjang material, grade, mechanical properties, chemical composition, Mill Test Certificateserta standar yang dipersyaratkan sebelum melakukan pembelian.
Selain H-Beam dan IWF, GYS menyediakan U Channel dan Equal Angle untuk berbagai kebutuhan konstruksi. Seluruh produk tersebut termasuk kelompok hot rolled section steel atau structural steel dengan bentuk penampang dan fungsi yang berbeda.
GYS Kembangkan Baja Tahan Gempa PLUS
Kebutuhan material struktural dengan karakteristik seismik menjadi relevan mengingat banyak wilayah Indonesia memiliki risiko aktivitas gempa.
GYS telah memperkenalkan produk H-Beam dan Wide Flange kategori seismic grade. Pengembangan kemudian dilanjutkan dengan Baja Tahan Gempa PLUS atau High Tensile Steel yang diperkenalkan pada Februari 2025.
Pada Februari 2025, GYS memperkenalkan inovasi terbaru berupa H-Beam dan Wide Flange seismic grade yang hadir dengan nama GYS Tahan Gempa Plus. Inovasi ini dikembangkan sebagai respons terhadap kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire dan memiliki tingkat aktivitas seismik yang tinggi, sehingga kebutuhan akan material konstruksi yang mampu mendukung struktur bangunan lebih aman terhadap gempa juga menjadi semakin penting.
Produk high tensile dari GYS ini memiliki yield strength 345 MPa dan memenuhi standar JIS SN490B serta ASTM A572 Grade 50. Kekuatan yang lebih tinggi memberikan alternatif bagi engineer dalam merancang struktur yang membutuhkan karakteristik mekanis tertentu.
Presiden Direktur PT Garuda Yamato Steel Tony Taniwan sebelumnya menegaskan komitmen perusahaan dalam pengembangan baja untuk kebutuhan konstruksi di wilayah rawan gempa.
“Kami bangga memperkenalkan produk baja GYS Tahan Gempa Plus kami, yang mewakili langkah maju signifikan dalam meningkatkan keselamatan dan ketahanan bangunan di daerah rawan gempa,” kata Tony.
Namun, penggunaan baja seismic grade bukan satu-satunya faktor yang menentukan ketahanan bangunan terhadap gempa. Sistem struktur, sambungan, bracing, pengelasan, fabrikasi, hingga proses pemasangan tetap harus diperhitungkan secara menyeluruh.
Didukung Kapasitas Produksi dan Steel Service Center
Selain memproduksi baja profil, GYS memiliki Steel Service Center yang dapat menyediakan layanan untuk CNC drilling, cutting, dan straightening atau pelurusan. GYS juga menyediakan layanan cut-to-length untuk menyesuaikan panjang baja dengan kebutuhan proyek.
Tersedia pula layanan cut-to-length yang memungkinkan baja dipotong sesuai panjang yang dibutuhkan proyek selain ukuran standar 6, 9, dan 12 meter.
Layanan ini menjadi nilai tambah bagi kontraktor dan fabrikator karena kebutuhan material dapat dikoordinasikan sejak tahap pemilihan profil hingga proses persiapan sebelum baja dikirim untuk fabrikasi atau pemasangan. Dengan demikian, pekerjaan dapat dilakukan secara lebih optimal dan efisien sesuai kebutuhan proyek. Budget proyek dapat dioptimalisasi dengan mengurangi waste material.
Spesifikasi Jadi Dasar Memilih Baja Profil
Ketika membeli baja untuk proyek, harga tetap menjadi salah satu pertimbangan. Namun, spesifikasi material sebaiknya menjadi titik awal keputusan.
Jenis profil, dimensi, grade, mechanical properties, chemical composition, Mill Test Certificate, standar, panjang, jumlah, dokumen mutu, kebutuhan pemrosesan, hingga jadwal pengiriman perlu ditentukan dengan jelas. Ketertelusuran (traceability) material juga penting karena baja akan menjadi bagian dari sistem struktur yang dirancang berdasarkan parameter teknis tertentu.
Untuk proyek yang membutuhkan baja profil, H-Beam, IWF, maupun baja seismic grade, GYS menawarkan pilihan produk dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan proyek secara lebih optimal dan efisien.
Kontraktor, engineer, developer, maupun tim pengadaan dapat mempelajari spesifikasi produk serta layanan PT Garuda Yamato Steel melalui situs resmi perusahaan.
Pada akhirnya, material dengan kekuatan tinggi tetap harus digunakan berdasarkan desain dan perhitungan struktur. Kombinasi antara spesifikasi baja yang tepat, kualitas material, proses fabrikasi, sambungan, serta pemasangan yang sesuai menjadi faktor penting untuk menghasilkan struktur yang lebih aman untuk menghadapi gempa dan yang sesuai dengan kebutuhan proyek.