Ilustrasi pangkalan elpiji - - Foto: Antara/ Asep Fathulrahman
Ilustrasi pangkalan elpiji - - Foto: Antara/ Asep Fathulrahman

Pertamina Beri Sanksi Lima Pangkalan LPG Nakal

Ekonomi pertamina gas elpiji Subsidi Energi
Annisa ayu artanti • 12 September 2020 18:00
Lahat: PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel melakukan pemutusan hubungan usaha (PHU) terhadap lima pangkalan LPG nakal. Agen tersebut juga mendapatkan sanksi pemotongan alokasi LPG subsidi yang dialihkan ke agen lainnya.
 
Region Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel Dewi Sri Utami mengatakan kelima pangkalan tersebut menjual LPG subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menyalahi aturan standar prosedur pendistribusian LPG kepada masyarakat.
 
"Pemantauan sudah kami lakukan sejak minggu ke-4 Agustus 2020. Pemberian sanksi ini diharapkan dapat memberikan efek jera terhadap pangkalan dan agen yang nakal," kata Dewi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 12 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menuturkan Pertamina akan terus memantau stok-stok distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Lahat agar dalam kondisi aman. Adapun konsumsi LPG subsidi saat ini sebesar 778,28 metrik ton, atau naik sebesar tujuh persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2019 yaitu sebesar 727,44 metrik ton. Jumlah itu disalurkan melalui satu Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), enam agen dan 273 pangkalan resmi.
 
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 104 tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG 3 kg, menyebutkan bahwa LPG 3 kg bersubsidi hanya diperuntukan bagi rumah tangga pra sejahtera dan usaha mikro, sementara bagi usaha kecil dan menengah, serta masyarakat mampu dapat beralih menggunakan Bright Gas yang tersedia dalam kemasan 5,5 kg dan 12 kg.
 
"Terkait pembelian LPG 3 kg bersubsidi, kami selalu menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat, bahwa LPG 3 Kg hanya disalurkan melalui pangkalan resmi Pertamina yang terdaftar dan memiliki plang warna hijau dengan mencantumkan informasi HET, dimana di wilayah Lahat sebesar Rp15.650," pungkas Dewi.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif