Ilustrasi wawancara kerja. Foto: Paxels
Ilustrasi wawancara kerja. Foto: Paxels

Ditanya Gaji Saat Interview? Ini Cara Menjawab Tanpa Harus Buka Angka

Annisa ayu artanti • 07 Oktober 2026 15:53
Ringkasnya gini..
  • Pelamar kerja tidak wajib mengungkapkan gaji saat ini atau sebelumnya jika tidak ingin memberikannya.
  • Kandidat bisa mengalihkan pertanyaan gaji ke ekspektasi dan kisaran upah untuk posisi yang dilamar.
Jakarta: Wawancara kerja memang jadi momen untuk menunjukkan kemampuan terbaik di depan calon pemberi kerja. Tapi bukan berarti semua pertanyaan yang muncul harus dijawab apa adanya.

Salah satunya soal berapa gaji yang kamu terima di pekerjaan sekarang atau sebelumnya.

Mengutip laman BBC, Rabu, 7 Oktober 2026, di Inggris, perusahaan memang masih diperbolehkan menanyakan riwayat gaji kandidat. Namun, pelamar tidak punya kewajiban untuk mengungkapkan angka tersebut jika memang tidak ingin memberikannya.

Pertanyaan soal gaji bahkan mulai ditinggalkan karena dinilai bisa ikut mempertahankan kesenjangan upah yang sudah terjadi sebelumnya.

Kenapa Riwayat Gaji Mulai Dipersoalkan?

Membahas gaji saat wawancara sebenarnya bukan hal terlarang. Namun, praktik meminta kandidat menyebutkan gaji sebelumnya mendapat kritik dari kelompok yang memperjuangkan kesetaraan di dunia kerja.

Fawcett Society, organisasi yang fokus pada kesetaraan perempuan dan gender, menilai pertanyaan tentang riwayat gaji berpotensi membuat ketimpangan upah lama terus terbawa ke pekerjaan berikutnya.
 

Logikanya sederhana. Jika seseorang sebelumnya dibayar lebih rendah karena faktor ketidaksetaraan gender, ras, disabilitas, atau faktor lainnya, angka tersebut bisa menjadi patokan baru ketika ia melamar pekerjaan berikutnya.

Akibatnya, perusahaan berpotensi menentukan bayaran bukan semata-mata berdasarkan keterampilan, pengalaman, dan kinerja kandidat, tetapi berdasarkan gaji yang pernah diterimanya.

Apakah HR Boleh Menanyakan Gaji?

Menurut Louise Rudd, penasihat senior di Acas, tidak ada aturan di Inggris yang melarang perusahaan menanyakan gaji saat ini maupun ekspektasi gaji kepada kandidat.

Namun, jika perusahaan ingin menanyakan hal tersebut, pertanyaan yang sama sebaiknya diberikan kepada seluruh pelamar agar proses rekrutmen tetap adil.

Recruitment and Employment Confederation juga mendorong perekrut untuk tidak menanyakan riwayat gaji kandidat.

Sementara itu, Uni Eropa bergerak lebih jauh. Aturan baru yang sedang diterapkan di kawasan tersebut akan melarang pemberi kerja menanyakan riwayat gaji pelamar.

Inggris mengambil pendekatan berbeda. Pemerintah lebih berfokus mendorong perusahaan untuk mencantumkan informasi gaji dalam iklan lowongan kerja.

Jadi, Haruskah Menjawab Pertanyaan Soal Gaji?

Tidak harus.

Jika kamu nyaman menyebutkan gaji sekarang, tentu kamu bisa memberikannya. Namun, jika merasa informasi tersebut terlalu pribadi atau tidak ingin menjadikannya dasar negosiasi, kamu bisa memilih tidak mengungkapkannya.

Yang penting, jangan sampai kamu tergoda untuk mengarang angka.

Cara Menjawab Pertanyaan Gaji Saat Interview

Jika HR bertanya, “Berapa gaji Anda sekarang?”, kamu tidak harus langsung menyebutkan nominal.

Kamu bisa mengalihkan pembicaraan dengan menjelaskan ekspektasi untuk posisi yang sedang dilamar atau menanyakan kisaran gaji yang telah disiapkan perusahaan.

Pendekatan lainnya adalah menjelaskan bahwa kamu ingin kompensasi ditentukan berdasarkan pengalaman, keterampilan, tanggung jawab pekerjaan, dan standar pasar untuk posisi tersebut.

Jadi, ketika pertanyaan soal gaji muncul di ruang wawancara, kamu tidak harus panik atau merasa wajib membuka angka dari pekerjaan sebelumnya.

Fokuskan pembicaraan pada kemampuan, pengalaman, kontribusi, dan kisaran gaji yang sesuai dengan posisi baru.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan