Pariwisata Indonesia. Foto : Medcom,
Pariwisata Indonesia. Foto : Medcom,

Destinasi Domestik Masih Jadi Pilihan Favorit Wisatawan

Ekonomi Pariwisata Wisatawan Ekonomi Indonesia pandemi covid-19
Antara • 29 April 2022 17:31
Jakarta: Wisatawan Indonesia masih menjadikan perjalanan domestik sebagai pilihan utama mereka saat pekan perayaan Idulfitri tahun ini. Hal tersebut tertuang menurut data pemesanan Agoda yang dikumpulkan pada 11 April 2022 dengan tanggal check-in 1-14 Mei 2022.
 
Dikutip dari Antara, Jumat, 29 April 2022, Agoda memaparkan perjalanan domestik juga masih menjadi favorit para wisatawan asal Malaysia, Filipina, dan India, masing-masing lebih memilih destinasi yang tersedia di dalam negeri. Sementara, wisatawan Singapura lebih tertarik menjelajahi perbatasan yang baru dibuka dan menjadikan negara tetangganya, Malaysia, sebagai destinasi peringkat teratas pada Idulfitri kali ini.
 
Masih menurut data pemesanan platform perjalanan digital Agoda, Thailand dan Singapura merupakan destinasi regional paling populer bagi wisatawan untuk libur Idulfitri tahun ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Thailand memimpin daftar lima destinasi teratas bagi semua negara. Disusul Singapura yang menjadi destinasi populer bagi wisatawan Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Sedangkan Indonesia dan Malaysia masing-masing muncul sebagai destinasi favorit saat Idulfitri di kedua negara.
 
Untuk destinasi internasional, wisatawan asal Indonesia, Malaysia, dan Filipina berbondong-bondong memilih negara yang udaranya lebih dingin. Inggris (UK) dan Amerika Serikat muncul sebagai pilihan destinasi. Sedangkan wisatawan India mencari iklim yang lebih hangat, menempatkan Maladewa di posisi teratas, diikuti Uni Emirat Arab.
 
Perbandingan data pemesanan untuk libur Idulfitri pada 2019 (tanggal check-in 1- 9 Juni 2019) dan 2022 (tanggal check-in 1- 14 Mei 2022) menunjukkan adanya pergeseran dalam sepuluh pilihan destinasi teratas di masing-masing negara.
 
Pada 2019, Jepang merupakan salah satu pilihan destinasi teratas, berada di peringkat kedua destinasi paling diinginkan wisatawan Filipina dan peringkat ketiga bagi wisatawan Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Namun, tahun ini Jepang terpaksa keluar dari daftar 10 besar karena negara itu masih tertutup untuk wisatawan.
 
Destinasi favorit lainnya pada 2019, seperti Tiongkok dan Hong Kong, juga tidak masuk dalam daftar 10 besar tahun ini karena adanya penutupan perbatasan.
 
Hal tersebut menunjukkan negara-negara yang dengan cepat melonggarkan pembatasan dan membuka pintu bagi wisatawan asing bisa memperoleh benefit dari kedatangan turis internasional di musim liburan ini. Data destinasi teratas tahun ini juga menunjukkan para wisatawan memilih untuk melakukan perjalanan lebih jauh.
 
Negara-negara negara-negara sederhana seperti Prancis, Turki, Jerman, dan Uni Emirat Arab muncul sebagai pilihan tujuan utama. Swiss, yang terkenal dengan cokelat berkualitas dan pemandangan Alpen yang memesona, masuk dalam daftar 10 tujuan teratas di semua negara.
 
Beralihnya status pandemi sebagian besar negara menuju ke endemi, pelonggaran pembatasan muncul sebagai angin segar dan kegembiraan bagi banyak orang, terutama saat mereka bersiap untuk merayakan Idulfitri, sebuah perayaan yang banyak digunakan bersama keluarga dan menandai puncak Ramadan bagi umat Islam.
 
Bagi banyak negara, perayaan Idulfitri tahun ini menandai pertama kalinya sejak awal pandemi, umat Islam dapat bepergian dengan bebas, berkumpul kembali, serta merayakannya, menyusul pelonggaran pembatasan perjalanan.
 
Bulan Mei juga merupakan bulan yang populer bagi wisatawan di seluruh Asia Tenggara (Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan India) karena dua minggu pertama pada bulan ini ada tiga hari libur, yaitu Hari Buruh (1 Mei), Idul Fitri (3-4 Mei), dan Hari Raya Waisak (16 Mei), yang menjadi peluang emas untuk bepergian.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif