Kementerian Pertanian (Kementan) memaksimalkan potensi pertanian di Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dengan membangun embung (Foto:Dok.Kementan)
Kementerian Pertanian (Kementan) memaksimalkan potensi pertanian di Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dengan membangun embung (Foto:Dok.Kementan)

Kementan Bangun Embung, Lahan Pertanian di Tiga Desa Teraliri Air

Rosa Anggreati • 24 September 2022 22:45
Nganjuk: Kementerian Pertanian (Kementan) memaksimalkan potensi pertanian di Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kementan membangun embung untuk membantu ketersediaan air. Embung ini mengairi lahan pertanian di tiga desa.
 
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan lahan pertanian membutuhkan water management. 
 
"Ketersediaan air adalah hal penting yang harus ada untuk pertanian. Karena hal itu turut menentukan kualitas hasil pertanian. Oleh karena itu, Kementan membantu petani dengan menyediakan embung. Ini adalah bagian dari water management untuk pertanian," ujar Mentan Syahrul.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menambahkan bahwa keberadaan embung sangat penting.
 
"Embung memastikan air akan selalu tersedia. Bahkan, saat musim kering. Makanya harus sama-sama dijaga sehingga hasil pertanian bisa maksimal," katanya.
  
Selain itu embung juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sektor lain di luar  pertanian.
 
"Perkebunan pun bisa dibantu, dan sektor lain. Manfaatnya sangat luar biasa untuk masyarakat desa. Makanya kita berharap masyarakat menumbuhkan rasa memiliki untuk menjaga embung," katanya.
 
Embung tersebut dibangun Kementan melalui Kelompok Tani Subur Makmur di Desa Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.      
 
Luas areal yang mampu diairi embung ini adalah 53 hektare (ha) dan tersebar di tiga desa, yaitu Desa Paron, Desa Ngumpul, dan Desa Karangtengah.
 
Air dalam embung memanfaatkan Sumber Air Krakasan. Dampak positif dari pembangunan embung ini adalah terjadinya peningkatan produktivitas dari 6,4 ton/ha menjadi 7 ton/ha.
 
Kepala Bidang SDM Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Sukemi, mengatakan embung dapat meningkatkan indek pertanaman.
 
"Indeks pertanaman  yang biasanya IP 200 menjadi IP 300 untuk tanaman padi. Dan untuk Bawang merah yang menjadi sentra di Desa Paron bisa mencapai IP 400 sampai IP 500. Embung ini bisa diperluas dampaknya dengan adanya jaringan yang memadai," katanya.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif