Ilustrasi bendera Uni Emirat Arab - - Foto: dok AFP
Ilustrasi bendera Uni Emirat Arab - - Foto: dok AFP

RI Bidik Peningkatan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi dengan UEA

Eko Nordiansyah • 04 November 2021 13:19
Jakarta: Pemerintah terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi dengan Uni Emirat Arab (UEA) seiring diluncurkannya perundingan perjanjian Indonesia-UAE Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA) pada September 2021 lalu.
 
Dalam pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, Indonesia-UEA berharap dapat meningkatkan angka perdagangan hingga di atas tiga kali lipat. Termasuk menaikkan peringkat investasi UEA di Indonesia dari yang sebelumnya di peringkat 25 dengan adanya perjanjian CEPA.
 
"Terlebih dengan telah diundangkannya UU Cipta Kerja yang memudahkan proses layanan perdagangan dan investasi asing sebagai bagian dari transformasi ekonomi Indonesia menuju pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi covid-19," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mendampingi Presiden Jokowi dalam keterangan resminya, Kamis, 4 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara khusus, Indonesia berharap UEA dapat meningkatkan investasinya di bidang kesehatan serta ekonomi hijau dan berkelanjutan. Selain itu, kedua negara sepakat melakukan langkah-langkah peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi, termasuk di bidang industri pertahanan melalui mekanisme bilateral yang telah terbentuk.
 
"Termasuk merealisasikan sejumlah perjanjian kerja sama yang dihasilkan dan disepakati dalam tiga tahun terakhir. Beberapa investasi yang didorong dalam kunjungan ini antara lain kerja sama investasi melalui Sovereign Wealth Fund INA, kerja sama energi terbarukan, ritel dan infrastruktur pelabuhan dan jalan tol, kerja sama kesehatan, serta teknologi digital," jelas Airlangga.
 
Selama kunjungan di Abu Dhabi, Presiden Jokowi dan rombongan juga berkesempatan mengunjungi Jubail Mangrove Park, meninjau rencana lokasi gedung baru KBRI Abu Dhabi, melintasi jalan yang dinamakan President Joko Widodo Street, dan juga lokasi pembangunan Presiden Joko Widodo Mosque.
 
Selanjutnya, Jokowi bertolak ke Dubai untuk mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA Sheikh Mohammed bin Rasid Al Maktoum, menghadiri acara Indonesia-UAE Investment Forum/Business Forum, menyaksikan sejumlah kesepakatan kerja sama bilateral kedua negara, mengunjungi Paviliun Indonesia, serta menghadiri acara National Day Paviliun Indonesia dalam Dubai Expo 2020.

 
Mengenai IUAE-CEPA, proses perundingannya telah dilaksanakan sebanyak dua putaran secara hybrid, yang pada putaran kedua pada 28-30 Oktober 2021 telah berhasil disepakati beberapa pasal terkait substansi. Sesuai kesepakatan kedua Pemimpin Negara, disepakati bahwa Perjanjian CEPA kedua negara akan diselesaikan dalam jangka waktu kurang lebih satu tahun.
 
Adapun nilai perdagangan kedua negara pada 2020 mencapai USD2,9 miliar, sementara pada periode Januari hingga Agustus 2021 sudah mencapai sekitar USD2,4 miliar. Nilai investasi UEA di Indonesia selama periode 2017-2021 yaitu sebesar USD189,8 juta dengan sebanyak 484 proyek.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif