Jakarta: Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Group mencatat kenaikan jumlah penumpang secara drastis pada momen libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pekan lalu. Momen tersebut menjadi salah satu berkah bagi Garuda Indonesia Group.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pergerakan penumpang menembus angka 40 ribu di tengah pandemi covid-19 yang belum berakhir. Jumlah tersebut mengalami peningkatan 50 persen dibandingkan pada hari-hari biasa semenjak pandemi merebak.
"Data Minggu kemarin, sudah lumayan, di angka 40 ribu penumpang Garuda dan Citilink," kata Irfan kepada Medcom.id, Rabu, 4 November 2020.
Selain momentum long weekend, kenaikan tersebut juga dipengaruhi oleh pembebasan tarif passenger service charge (PSC) atau airport tax yang selama ini dibebankan pada penumpang.
Dengan stimulus PSC, membuat harga tiket pesawat menjadi lebih murah. Sebab PSC menjadi salah satu komponen yang diperhitungkan dalam menentukan harga tiket penerbangan.
Menurutnya stimulus ini menjadi langkah signifikan yang dapat mendukung upaya pemulihan kinerja maskapai khususnya meningkatkan minat masyarakat untuk kembali menggunakan layanan transportasi udara.
"Kami tentunya berharap kebijakan stimulus ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan tren pergerakan penumpang pada penerbangan domestik," tutup Irfan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan