Ilustrasi petani cengkeh. Foto: AFP/Sonny Tumbelaka.
Ilustrasi petani cengkeh. Foto: AFP/Sonny Tumbelaka.

Wuih! 'Si Emas Cokelat' Tembus Rp100 Ribu/Kg

Ekonomi komoditas Harga Cengkeh
Media Indonesia.com • 09 Juni 2021 08:11
Jakarta: Harga "emas cokelat" julukan untuk komoditas cengkeh di sentra perdagangan Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menembus angka Rp100 ribu per kilogram (kg) di awal Juni 2021.
 
"Harga cengkeh terus bergerak naik, dan saat ini sudah menembus angka Rp100 ribu per kg," kata Ray Sumual, petani cengkih asal Minahasa Selatan, dilansir dari Mediaindonesia.com, Rabu, 9 Juni 2021.
 
Ray mengatakan ini merupakan kabar baik bagi petani cengkeh di Sulut, namun sayangnya stok di tangan petani hampir tidak ada lagi. "Banyak petani yang langsung menjual cengkehnya saat panen raya 2019 lalu, karena harus menutupi biaya buruh dan sebagainya," katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan, apalagi tahun ini hampir tidak ada panen cengkeh, sehingga dipastikan stok di tangan petani tidak ada.
 
Kabid Dagri Disperindag Sulut Ronny Erungan mengatakan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan harga komoditas di Sulut. "Kami berharap harga komoditas unggulan Sulut akan terus berpihak kepada petani," jelasnya.
 
Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut Refly Ngantung menyebutkan, kebutuhan cengkeh nasional setiap tahunnya mencapai 120 ribu ton, sebesar 90 persennya diolah untuk bahan campuran pembuatan rokok.
 
"Cengkeh itu mekanisme pasar berlaku," katanya.
 
Sebelum adanya covid-19, harga cengkih masih bertahan di angka Rp70 ribu per kg, namun seiring turunnya produksi rokok, ikut mengantar turunnya harga cengkih. Sekarang, saat kebutuhan naik, produksi sedikit, maka pasti harga jualnya pun semakin naik.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif