Cerita itu ramai dibagikan dalam sebuah utas di Threads. Mulai dari jualan di teras rumah, bertani jamur, mengajar les privat, jualan di kantin kampus, hingga berjualan es teh, semuanya disebut punya potensi penghasilan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Tentu, angka yang dibagikan setiap orang tidak bisa dijadikan patokan. Penghasilan sangat bergantung pada lokasi, jumlah pelanggan, modal, jam operasional, hingga cara seseorang mengelola usahanya.
Namun, cerita-cerita ini setidaknya menunjukkan satu hal yaitu pekerjaan yang terlihat sederhana belum tentu menghasilkan uang sedikit.
Jualan di Rumah, Omzet Rp300 Ribu hingga Rp600 Ribu Sehari
Salah satu cerita datang dari akun Threads asakamilla. Ia mengaku sempat bekerja di Vivo dengan gaji sekitar Rp4 juta hingga Rp5 juta sebelum memutuskan resign untuk fokus mengurus anak. Setelah anak mulai bersekolah, ia mencoba berjualan di teras rumah."Taunya aku bosen pas anak mulai sekolah,nyoba jualan di teras rumah. Sehari Rp600 ribuan bjir. Paling sepi Rp300 ribuan, tapi yang bikin rame kebetulan tinggal di lingkuan sekolah sih. Tapi enggak expect kalau lumayan juga," tulisnya dikutip pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Lokasi menjadi salah satu faktor yang disebut berpengaruh. Tinggal di lingkungan sekolah membuat usaha tersebut memiliki potensi pembeli yang datang setiap hari.
| Baca juga: AI Makin Canggih, Ini 10 Pekerjaan yang Mustahil Digantikan Robot |
Bertani Jamur, Mengaku Bisa Meraih Rp1 Juta Sehari
Pekerjaan sebagai petani juga masih sering dipandang sebelah mata. Padahal, jika memiliki pasar dan hasil panen yang terserap dengan baik, angkanya bisa cukup besar.Akun Fauzaenaadinna membagikan cerita tentang sang ayah yang mulai bertani jamur setelah pensiun.
"Alhamdulillah ayahku abis pensiun, iseng-iseng bertani jamur kak. Tiap pagi pakaiannya kumel jam 3 metik jam 5 subuh habis jamurnya. Ternyata sehari kutanya dapatnya Rp1 jutaan, sebulan dah Rp30 jutaan soalnya enggak ada libur. Mana daily naik Camry gacor juga duitnya petani jamur," sebutnya.
Guru Les Privat Dinilai Punya Penghasilan Menjanjikan
Profesi guru les privat juga masuk dalam daftar pekerjaan yang disebut netizen sering diremehkan.Akun Meiliruth_ menuliskan ngajar les disepelekan padahal duitnya banyak. Penghasilan guru les tentu bergantung pada jumlah murid, tarif, bidang yang diajarkan, hingga intensitas pertemuan.
Namun, bagi pengajar yang memiliki banyak murid atau keahlian khusus, pekerjaan ini memang bisa menjadi sumber pendapatan yang menarik.
Ibu Kantin Kampus Ternyata Nasabah Prioritas
Cerita lain datang dari akun Deamirzanadya yang menyoroti pemilik kantin kampus."Ibu kantin di kampus kak. Ennggak expect ternyata nasabah BJB Prioritas dia," tulisnya.
Sekilas, menjalankan kantin mungkin terlihat sebagai usaha biasa. Namun, bisnis yang sudah berjalan konsisten selama bertahun-tahun dan memiliki pelanggan tetap dapat menghasilkan perputaran uang yang besar.
Kisah-kisah yang dibagikan netizen ini menunjukkan bahwa pekerjaan yang dianggap sederhana bisa memiliki potensi ekonomi yang besar.
Kuncinya bukan semata-mata pada jenis pekerjaannya. Lokasi usaha, kemampuan melihat kebutuhan pasar, kualitas produk atau jasa, jumlah pelanggan, strategi pemasaran, hingga konsistensi menjadi faktor yang ikut menentukan.
Jadi, pekerjaan yang terlihat biasa saja belum tentu menghasilkan pendapatan biasa. Sebaliknya, pekerjaan dengan nama besar pun belum tentu otomatis memberikan kondisi finansial yang lebih baik.
Pada akhirnya, selama pekerjaan dilakukan secara jujur, memiliki pasar, dan dikelola dengan baik, peluang menghasilkan uang tetap terbuka.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda